Sebuah senyuman mungkin dapat menggembirakan hati yang hilang. Ku yakin dengan senyuman ku dapat mengontrol semua jiwa serta raga ku. Ku tahu aku bukanlah orang yang baik, sehingga dapat bersanding dengan seorang putri. Ku hanya seorang rakyat biasa yang telah terbiasa dengan kelaparan. Tak ada lagi yang dapat ku perbuat dan dapat ku berikan ke banyak orang selain senyuman ku. Ku tak ingin orang lain merasakan apa yang ku rasakan, kecuali rasa senang dan bahagia ku akan ku persembahkan untukmu.
Hati yang tergores akan sebuah prilaku mungkinkah ada yang disalahkan. Ku tahu diriku salah dan memang selalu salah. Tak ada sedikit pun perihal yang baik terdapat diri ini. Tapi adakah manusia yang sempurna?Ku bertanya akan keberadaan diri ini yang terus berjalan dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari. Ku berfikir apa yang terdapat dalam diri ini. Ku terus mencoba memberikan yang terbaik walau ku tahu hasilnya akan jatuh kembali.
Ku tetap tersemyum walau ku tahu rasa apa yang akan ku terima. Ku masih tetap bersabar walau badai terus menerjang. Ku tetap bertahan walau kutahu tebing yang sangat tinggi menunggu ku. Ku masih tersenyum tenang meskipun betapa rapuhnya diri ini. Ku masih tersenyum sampai kau tak mengetahui apa yang sebenarnya yag kurasakan dan pasti nya kau pun tak akan mengerti apa yang ku rasakan.
Ku hanya miliki satu harapan tapi mungkin dapat kau patahkan dengan mudah.
Ku hanya berharap kau dapat mengerti apa yang kurasakan serta yang terjadi pada diri serta hati ini.
Tapi ku tetap tersenyum tenang seakan ini telah terbiasa.
Hati yang tergores akan sebuah prilaku mungkinkah ada yang disalahkan. Ku tahu diriku salah dan memang selalu salah. Tak ada sedikit pun perihal yang baik terdapat diri ini. Tapi adakah manusia yang sempurna?Ku bertanya akan keberadaan diri ini yang terus berjalan dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari. Ku berfikir apa yang terdapat dalam diri ini. Ku terus mencoba memberikan yang terbaik walau ku tahu hasilnya akan jatuh kembali.
Ku tetap tersemyum walau ku tahu rasa apa yang akan ku terima. Ku masih tetap bersabar walau badai terus menerjang. Ku tetap bertahan walau kutahu tebing yang sangat tinggi menunggu ku. Ku masih tersenyum tenang meskipun betapa rapuhnya diri ini. Ku masih tersenyum sampai kau tak mengetahui apa yang sebenarnya yag kurasakan dan pasti nya kau pun tak akan mengerti apa yang ku rasakan.
Ku hanya miliki satu harapan tapi mungkin dapat kau patahkan dengan mudah.
Ku hanya berharap kau dapat mengerti apa yang kurasakan serta yang terjadi pada diri serta hati ini.
Tapi ku tetap tersenyum tenang seakan ini telah terbiasa.

Posting Komentar