Hampa

Senyuman serta tawa canda menguap bagaikan air yang kepanasan. Tak ada lagi riang canda yang ku dapatkan. Tak ada lagi kebersamaan dalam melangkahkan kaki untuk yang terbaik. Masihkah kau ingat dimana saat kita menangis. Masihkah kau ingat disaat kita bersedih. Masihkah kau ingat ketika kita tertawa. Masihkah kau ingat disaat kita bahagai dan tersenyum.
Tak ada lagi nasihat melainkan hanya sebuah kemunduran. Tak ada lagi kepercayaan melainkan hanya sebuah pelemparan. Tak ada lagi semangat untuk bersama melainkan hanya sebuah ke egoisan.
Ke egoisan yang membuat kita seperti ini. Mengambil jalan sendiri-sendiri tanpa melihat saudara kita sendiri. Berusaha melakukan yang terbaik untuk diri sendiri. Punah semua hal yang telah kita bangun unutng bersama. Tak ada pemimpin yang sanggup melihat sahabat-sahabatnya tak lagi bersama.
Dimanakah semangat itu...Dimanakah rasa itu...Dimanakah kebersamaan itu...
Ke egoisan telah menghancurkan kita semua...

Maafkan aku wahai sahabatku...saudaraku...kekasihku yang ku cintai karena Allah...
»»  read more

Pematung Raja

Suatu ketika, hiduplah seorang pematung. Pematung ini, bekerja pada seorang raja yang asyhur dengan tanah kekuasaannya. Wilayah pemerintahannya sangatlah luas. Hal itu membuat siapapun yang mengenalnya, menaruh hormat pada raja ini.

Sang pematung, sudah lama sekali bekerja pada raja ini. Tugasnya adalah membuat patung-patung yang diletakkan menghiasi taman-taman istana. Pahatannya indah, karena itulah, ia menjadi kepercayaan raja itu sejak lama. Ada banyak raja-raja sahabat yang mengagumi keindahan pahatannya saat mengunjungi taman istana.

Suatu hari, sang raja mempunyai rencana besar. Baginda ingin membuat patung dari seluruh keluarga dan pembantu-pembantu terbaiknya. Jumlahnya cukup banyak, ada 100 buah. Patung-patung keluarga raja akan di letakkan di tengah taman istana, sementara patung prajurit dan pembantunya akan di letakkan di sekeliling taman. Baginda ingin, patung prajurit itu tampak sedang melindungi dirinya.

Sang pematung pun mulai bekerja keras, siang dan malam. Beberapa bulan kemudian, tugas itu hampir selesai. Sang Raja kemudian datang memeriksa tugas yang di perintahkannya. “Bagus. Bagus sekali, ujar sang Raja. “Sebelum aku lupa, buatlah juga patung dirimu sendiri, untuk melengkapi monumen ini.”

Mendengar perintah itu, pematung ini pun mulai bekerja kembali. Setelah beberapa lama, ia pun selesai membuat patung dirinya sendiri. Namun sayang, pahatannya tak halus. Sisi-sisinya pun kasar tampak tak dipoles dengan rapi. Ia berpikir, untuk apa membuat patung yang bagus, kalau hanya untuk di letakkan di luar taman. “Patung itu akan lebih sering terkena hujan dan panas,” ucapnya dalam hati, pasti, akan cepat rusak.”

Waktu yang dimintapun telah usai. Sang raja kembali datang, untuk melihat pekerjaan pematung. Ia pun puas. Namun, ada satu hal kecil yang menarik perhatiannya. “Mengapa patung dirimu tak sehalus patung diriku? Padahal, aku ingin sekali meletakkan patung dirimu di dekat patungku. Kalau ini yang terjadi, tentu aku akan membatalkannya, dan menempatkan mu bersama patung prajurit yang lain di depan sana.”

Menyesal dengan perrbuatannya, sang pematung hanya bisa pasrah. Patung dirinya, hanya bisa hadir di depan, terkena panas dan hujan, seperti harapan yang dimilikinya.

***

Teman, seperti apakah kita menghargai diri sendiri? Seperti apakah kita bercermin pada diri kita? Bagaimanakah kita menempatkan kebanggaan atas diri kita? Ada kalanya memang, ada orang-orang yang selalu pesimis dengan dirinya sendiri. Mereka, kerap memandang rendah kemuliaan yang mereka miliki.

Namun, apakah kita mau dimasukkan ke dalam bagian itu. Saya percaya, tak banyak orang yang menghendaki dirinya mau dimasukkan sebagai orang yang pesimis. Kita akan lebih suka menjadi orang yang bernilai lebih. Sebab, Allah pun menciptakan kita tak dengan cara yang main-main. Allah menciptakan kita dengan kemuliaan mahluk yang sempurna.

Dan teman, sesungguhnya, kita sedang memahat patung diri kita saat ini. Tapi patung seperti apakah yang sedang kita buat? Patung yang kasar, yang tak halus pahatannya, ataukah patung yang indah, yang memancarkan kemuliaan-Nya? Patung yang bernilai mahal, yang menjadi hiasan terindah, atau patung yang berharga murah yang tak layak diletakkan di tempat utama?

Memang, tak ada yang tahu akan ditempatkan dimana patung-patung diri kita kelak. Karena hanya Allah lah Maha Tahu. Karenanya, bentuklah patung-patung itu dengan indah. Pahatlah dengan halus, agar kita bisa ditempatkan di tempat yang terbaik, di sisi-Nya. Poleslah setiap sisinya dengan kearifan budi, dan kebijakan hati, agar memancarkan keindahan. Susuri setiap lekuknya dengan kesabaran, dan keikhlasan.

Pahatan yang kita torehkan saat ini, akan menentukan tempat kita di akhirat kelak. Bentuklah "patung" diri Anda dengan indah!

***
»»  read more

Kisah Batu

22:42 by Riky 0 komentar
Suatu ketika, ada seorang wanita bijak yang sedang mendaki gunung. Tanpa disengaja, ia menemukan sebuah batu yang sangat berharga. Sebuah pualam yang indah dan tentu mahal harganya. Dia lalu menyimpan batu itu di tempat makanannya.

Tak lama berselang, ia bertemu dengan seorang pendaki lain yang sedang kelaparan. Sang wanita, lalu membuka kotak makanannya, dan hendak membagi bekal itu dengan si pendaki yang lapar tadi. Si pendaki melihat sesuatu dalam kotak itu, dan bertanya, apakah ia dapat memiliki pualam indah itu.

Sang wanita memberikan pualam itu tanpa ragu.

Sang pendaki tentu senang sekali dengan pemberian ini. Dia bersorak dalam hati, dan membayangkan, tentu pualam ini akan membuat hidupnya terjamin. Dia pasti tak perlu bersusah payah bekerja, dan dapat kaya dengan menjual pualam itu. Dia lalu meminta ijin untuk pergi, dan melupakan lapar yang dirasakannya.

Namun, beberapa saat kemudian, sang pendaki kembali lagi kepada wanita tadi. Dia lalu berkata, "Aku berpikir," katanya, "Pualam ini pasti sangat berharga. Namun, akan kukembalikan, sebab, aku berharap, kamu dapat memberikan sesuatu yang lebih berharga. "Agaknya, aku lebih memerlukan sepotong roti daripada batu ini. Dan, aku ingin tahu satu hal. "Tolong, " pinta sang pendaki, "ajari aku bagaimana kamu dapat memberikan batu yang sangat berharga ini kepadaku, tanpa ragu."

***

Teman, bisa jadi, tak ada beda antara kita dan si pendaki tadi. Kita kerap melupakan banyak hal untuk sebuah alasan sesaat. Tak jarang kita lebih mengutamakan ketamakan dan nafsu untuk sebuah masa depan. Seringkali, kita terpesona dengan kemilau "pualam" dan mahalnya "intan", namun melupakan "sepotong roti" dan kebijaksanaan si wanita tadi. Kita, yang bodoh ini, sering mengambil langkah dengan terburu-buru, tanpa perhitungan, tanpa memandang jauh ke depan. Yang ada di depan mata, hanyalah keuntungan seketika yang akan kita dapat.

Kita jarang untuk bersedekah, padahal, harta itulah yang akan menolong kita kelak. Kita jarang untuk berbuat baik, padahal, kita sama-sama tahu, akan ada imbalan dari-Nya nanti. Kita jarang menolong teman dan tetangga dekat, padahal, merekalah yang bisa kita minta bantuannya di kala susah. Kita jarang menanam bibit dan benih kebaikan, padahal, rindangnya pohon kebajikan
itulah yang akan melindungi kita dari terik dan hujan nestapa.

Sama halnya dengan pendaki tadi, kita memerlukan lebih dari sepotong roti untuk dapat bertahan hidup. Kita butuhkan lebih dari itu. Kita butuhkan kebijaksanaan dan kemurahan hati wanita tadi, untuk dapat memberikan kebaikan pada setiap orang yang ditemuinya. Dan saya yakin, kita bisa mendapatkannya dalam hidup ini. Allah akan memberi cahaya buat kita. Dan, teman, selamat berbagi.

***

»»  read more

Letak Kecantikan Wanita

22:35 by Riky 0 komentar
Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan, untuk mendapatkan mata yang indah,carilah kebaikan pada setiap orang yang antunna jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang Indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan antunna tidak akan pernah berjalan sendirian.

Kecantikan Wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia, karena dimatanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, dimana cinta dapat berkembang.

Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah, tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.

Wanita merupakan gerbang pertama bagi pendidikan anaknya... Wanitalah yang berperan dalam mendidik generasi penerus bangsa. "Al-Ummu Madrosatul Ula" yang artinya Ibu ( Wanita ) adalah Sekolah pertama bagi anak-anaknya...

Dunia ini adalah perhiasan.. dan Sebaik-baiknya perhiasan di dunia ini adalah WANITA SHOLIHAH.... Wanita Sholihah selalu menjaga pandangannya dari hal yang dibenci oleh Allah... Wanita Sholihah merupakan Harapan bagi bangsa ini...
Wanita Sholihah selalu menjadi penawar bagi segala kegundahan..

»»  read more

Karena kau tulang rusukku

22:21 by Riky 0 komentar
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?

Raka : Kamu dong!

Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?

Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Tertulis, Tuhan melihat Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis. Beberapa tahun kemudian, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kian mendera. Kehidupan mereka menjadi membosankan dan kenyataan yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Dara dan Raka mulai bertengkar. Dari pertengkaran ringan, sedang, hingga menjadi semakin panas. Pada suatu hari, di akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi sama aku!"

Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, "Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!" Tiba-tiba Dara terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesali ucapannya. Tetapi seperti air yang telah tumpah, ucapan itu tidak mungkin ditarik kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing."

Lima tahun berlalu.....

Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak

pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya. Di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan. Mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?

Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?

Raka : Belum.

Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.

Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.

Dara tersenyum manis, lalu berlalu.

"Good bye...."

Seminggu kemudian, Raka mendengar Dara mengalami kecelakaan, meninggal. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dada. Akhirnya dia sadar sakit itu karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"

Have a nice day....
»»  read more

22:18 by Riky 0 komentar
CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Aku
turut berbahagia untukmu'

Apabila cinta tidak berhasil...BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati
bersamanya...
»»  read more

Cowok Ganteng n Jelek di mata Cewek

22:15 by Riky 0 komentar
Kalo cowok ganteng pendiam cewek2 bilang: woow, cool banget...
Kalo cowok jelek pendiam cewek2 bilang: ih kuper banget...

Kalo cowok ganteng jomblo cewek2 bilang: pasti dia perfeksionis
Kalo cowok jelek jomblo cewek2 bilang: sudah jelas...kagak laku...

Kalo cowok ganteng berbuat jahat cewek2 bilang: nobody's perfect
Kalo cowok jelek berbuat jahat cewek2 bilang: pantes...tampangnya kriminal

Kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman cewek2 bilang: wuih jantan...kayak di filem2
Kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman cewek2 bilang: pasti premannya temennya dia...

Kalo cowok ganteng dapet cewek cantik cewek2 bilang: klop...serasi banget...
Kalo cowok jelek dapet cewek cantik cewek2 bilang: pasti main dukun...

Kalo cowok ganteng diputusin cewek cewek2 bilang: jangan sedih, khan masih ada aku...
Kalo cowok jelek diputusin cewek cewek2 bilang:...(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke bawah)...kaciaaan deh lo.....

Kalo cowok ganteng ngaku indo cewek2 bilang: emang mirip-mirip bule sih...
Kalo cowok jelek ngaku indo cewek2 bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...

Kalo cowok ganteng penyayang binatang cewek2 bilang: perasaannya halus...penuh cinta kasih
Kalo cowok jelek penyayang binatang cewek2 bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi...

Kalo cowok ganteng bawa BMW cewek2 bilang: matching...keren luar dalem
Kalo cowok jelek bawa BMW cewek2 bilang: mas, majikannya mana?...

Kalo cowok ganteng males difoto cewek2 bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar
Kalo cowok jelek males difoto cewek2 bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya

Kalo cowok ganteng naek motor gede cewek2 bilang: wah kayak lorenzo lamas...bikin lemas...
Kalo cowok jelek naek motor gede cewek2 bilang: awas!! mandragade lewat...

Kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek cewek2 bilang: ini baru cowok gentlemen
Kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek cewek2 bilang: naluri pembantu, emang gitu...

Kalo cowok ganteng bersedih hati cewek2 bilang: let me be your shoulder to cry on
Kalo cowok2 jelek bersedih hati cewek2 bilang: cengeng amat!!...laki-laki bukan sih?

Kalo cowok ganteng baca e-mail ini langsung ngaca sambil senyum2 kecil, lalu berkata "life is beautifull"
Kalo cowok jelek baca e-mail ini Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya "HIDUP INI KEJAAAAMMM....!!!"
»»  read more

Salah Kirim Email

22:15 by Riky 1 komentar
Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota.

Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali. Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berhoneymoon saat menikah 30 tahun yang lalu. Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya.

Setelah check in di hotel di Bali, sang suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya.

Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta. Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia tetap mengirimkan e-mail tersebut.

Dilain tempat di daerah Cinere, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia langsung mengecheck e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.

Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang bunyinya :

To: Isteriku tercinta
Subject: Papah sudah sampai Mah !!!
Date: 18 Mei 2006
Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku.

Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah. Aku baru sampai dan sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok. Nggak sabar deh rasanya nungguin kamu. Semoga perjalanan kamu kesini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.

Love you Mom,

Papah

PS: Disini lagi panas-panasnya. Kalau pada mau, anak-anak diajak aja .
»»  read more

Sopir Taksi Baru Kerja

22:13 by Riky 0 komentar
Kejadian ini terjadi hari Senin lalu, sebut saja namanya, Susi. Karena ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal, Susi harus bekerja sampai larut malam dikantornya. Ketika ingin pulang Susi menyetop taksi untuk mengantarnya pulang.

"Kebon Jeruk ya Pak"

Sopir taksi itu hanya menggangguk, selama perjalanan tidak terjadi percakapan antara Susi dan Sopir Taksi, mungkin Susi merasa capek karena bekerja sampai larut malam. 20 menit lamanya keheningan terjadi, tiba-tiba Susi ingat bahwa uang yang dibawanya kurang untuk membayar ongkos taksi. Susi lalu menepuk pundak Sopir taksi dengan maksud berhenti dulu didepan untuk mengambil uang di ATM.

Tapi tiba2 setelah pundaknya ditepuk oleh Susi, Sopir taksi itu secara membabi buta membanting setirnya ke kanan kemudian ke kiri sambil berteriak secara histeris, sampai akhirnya taksi itu menabrak sebuah pohon.

Untung Susi dan Sopir Taksinya tidak mengalami luka yang cukup parah. Sopir Taksi itu kemudian meminta maaf kepada Susi
"Maaf ya Bu, Ibu nggak apa-apa? Ibu sih make nepuk pundak saya, kagetnya setengah mati bu!!"
"Lho, masa sih ditepuk pundaknya aja kaget??"
"Soalnya ini hari pertama saya jadi sopir Taksi, Bu"
"Emangnya pekerjaan bapak sebelumnya apa??"
"Selama 20 tahun saya jadi SOPIR MOBIL JENAZAH..."
»»  read more

Adu Berni Tentara Amerika,Inggris,Jepng dan Indonesia

22:11 by Riky 0 komentar
Di sebuah misi perdamian di Bosnia, empat orang tentara perdamaian dari Amerika, Inggris, Jepang dan Indonesia sedang berpatroli. Sambil berjalan keempatnya lalu menceritakan pengalaman tentang keberaniannya masing-masing.

Tentara Amerika berkata, “Di Vietnam saya sendirian di hutan melawan tiga ratus tentara Vietkong, separuhnya saya sikat habis, keluar dari hutan hanya jari telunjuk saya yang bengkak karena memencet pelatuk.”

Tentara Inggris, “Di Irlandia saya disekap di markas IRA, saya meloloskan diri dengan menghabisi 20 orang teroris, cuma satu sepatu saya yang tertinggal.”

Tentara Jepang, “Di Tokyo saya dikepung oleh selusin anggota Yakuza yang menggunakan samurai, dengan tangan kosong saya buat mereka babak belur, cuma satu kancing baju saya yang copot.”

Tentara Indonesia tersenyum-senyum dan berdecak kagum mendengar kisah rekan-rekannya tersebut, “Saya tidak pernah ke Vietnam, tidak pernah ke Irlandia, tidak pernah ke Tokyo, cuma saya mau kasih tahu, ini ranjau yang saya injak kapan meledaknya ya?”
»»  read more

Menjaga Keharmonisan Suami Istri

21:15 by Riky 0 komentar
Author: Abu Aufa*

Cinta, duuuh cinta...
Virus cinta emang bisa bikin blingsatan dan jungkir balik gak karuan. Uring-uringan, hingga makan tak enak, tidur pun tak nyenyak. Bahkan dapat merubah pribadi seseorang, yang awalnya benci banget kata-kata puitis nan manis, mendadak jadi pujangga yang pandai menebar janji tuk memikat hati.

Sambil bersimpuh dengan seikat bunga mawar ditangan, sang pujangga pun merayu sang pujaan, "Duhai belahan hati, tak dapat kuhidup tanpa dirimu di sisi."

Kadang ia bergaya bagaikan bintang film India, "Adinda..., belahlah dadaku ini, kan kau lihat ada dirimu di sana."

Sang gadis pun tersipu malu, hidung kembang-kempis dan jempol kaki jadi gede, "Idih... abang bisa aja nih."

Tak peduli siang malam, yang dipikirkan hanya juwita sayang impian seorang. Tak tahan dengan rayuan maut sang pujangga karbitan, si gadis pun langsung jatuh cinta. Jiwa terbang ke awang-awang, bermain dengan bintang gemintang.

Akhirnya, adik jadi milik abang seorang.

Cihuiii... nikah juga!!!

Pesta tiga hari tiga malam pun diadakan, ngikutin tradisi bintang-bintang sinetron atau anak orang-orang kaya. Meriah, dengan orkes dangdut setiap malam yang memekakkan telinga, juga tak ketinggalan pemutaran layar tancap di depan rumah.

Tamu-tamu begitu banyak yang datang, dan tak henti-hentinya ucapan selamat dihaturkan, "Duuh neng, cantiknya...," seraya tangan mencubit gemes pengantin perempuan.

"Aduuh!" ternyata nyubitnya sakit juga, sambil ngedumel dalam hati, "Iih... luntur deh make-up, nih ibu reseh banget sih!"

Tapi senyuman masih mengembang, memikirkan banyaknya amplop yang akan diterima, dan kembali berbisik dalam hati, "Sudah tradisi...," menirukan iklan produk biskuit di tivi.

Rasa puas serta bahagia terpancar dari kedua pasangan, dan tentu saja keluarga besar. Bangga, bisa membuat pesta gede-gedean karena katanya itu simbol kaum terhormat dan kaya raya.

Rencana bulan madu pun tak lupa dipikirkan, "Bang, ntar kita bulan madu kemana?" tanya istri sambil bergelayut manja.

"Kemana aja boleh, terserah adikku sayang," sambil mencium pipi dengan mesra, muaaah! Maklum, pengantin baru.

"Huu... yang benar dong jawabnya," pura-pura merajuk.

"Kalo ke bulan, adik mau ikut?"

"Ikuuut...," sambil memegang erat tangan kekanda tercinta.

Aih... aih...

* * *

Cinta, duuuh cinta...
Di awal pernikahan duhai sungguh indah, sayang-sayangan yang bikin mabuk kepayang. Makan saling suap-suapan, di jalan pun tangan saling bergandengan, hingga kadang membuat iri yang belum menemukan pasangan. Tak lupa foto adinda yang sedang tersenyum dipajang di meja kerja, dielus-elus saking cintanya, karena tak sabar ingin segera pulang ke rumah.

Jam kerja kadang digunakan untuk telpon-telponan, "Lagi ngapain, honey?"

Karena masih pengantin baru, masih gede rasa cemburu.

"Hani? Siapa tuh Hani? Kan namaku bukan Hani, pacar baru lagi ya?"

Hiks... hiks... hiks...

Hah???

* * *

Waktu berlalu, hari berganti hari hingga tahun berganti tahun. Layaknya sebuah kehidupan, tentu ada pasang surut. Roda pun tak selalu di atas, selalu ganti berputar. Begitu juga perjalanan bahtera rumah tangga anak manusia, kadang manis tak jarang pula sebaliknya.

Gejolak cinta di masa muda yang begitu bergelora untuk mendapatkan pasangan jiwa lalu berganti dengan keluh kesah, hingga bosan pun meranggas cinta. Suami yang dulu begitu mesra, perlahan mulai lupa dengan yang di rumah. Sang istri kini lebih sering merenung sambil bersenandung lagu Kemesraan-nya Franky Sahilatua, berharap kemesraan yang dulu janganlah cepat berlalu.

Istri kadang sendirian, karena kekanda tercinta suka pulang larut malam. Makan malam yang dihidangkan pun kini tak lagi disentuh, karena restoran telah menjadi pilihan. Dilayani pelayan-pelayan yang berpenampilan rapih, bagi sang suami lebih menyenangkan daripada disambut istri yang wajahnya penuh dengan masker bengkoang dan celemek kucel penuh bau masakan beraneka-ragam. Bahkan tak jarang kepala bermahkotakan rol rambut aneka warna.

Ah... Rumah tangga kini tak lagi tampak mesra. Suami yang dulunya selalu berjanji sehidup semati, kini lain di bibir, lain di hati. Sindir menyindir sering jadi luka yang menyayat pedih.

* * *

"Neng... manusia itu tak ada yang sempurna, semua pasti ada kekurangannya," nasehat Wak Haji di mushola kecil yang diapit rumah-rumah mewah di kompleks perumahan tersebut.

"Suami istri saling cekcok atau bertengkar itu hal yang biasa," beliau kembali menambahkan.

"Wak Haji juga dong?" cepat memotong.

"Lha iya, emang saya bukan manusia?" Wak Haji menjawab sambil mesem-mesem.

"Lho, mestinya Wak Haji ngasih contoh yang baik, masak udah haji kok bertengkar?"

Lalu kembali berkomentar, "Kalo Wak Haji yang udah tua gini masih juga suka berantem, lha kita yang muda ini nyontohnya ke siapa? Wak Haji mikir dong, mikir...!"

Wuaaah...!!!

"Aih... aih... Wak Haji gitu aja marah, terusin deh" senyum-senyum.

Sambil menahan gemes, Wak Haji pun melanjutkan, "Neng juga harus inspeksi diri sendiri..."

"Mungkin introspeksi ya Wak, maksudnya?" membenarkan.

"Oh iya, ya itu..., Neng juga harus intrupsi"

"Introspeksi Wak, bukan intrupsi!" kembali membenarkan, sembari menahan kesal.

"Aduuh... susah ya pakai istilah tingkat tinggi, apa tadi, inflasi?" Wak Haji bertanya kembali.

Wuaaah...!!!

"Aih... aih... Neng, gitu juga marah, he... he... he...," Wak Haji terkekeh-kekeh, girang banget bisa membalas.

"Tak ada gading yang tak retak, demikian juga rumah tangga. Lautan masih terlalu luas terbentang, ribuan karang siap menghadang, ombak pun kadang menerjang. Karena itu semua persoalan tak hanya dapat dipecahkan dengan cinta, tapi juga butuh sikap dewasa," nasehat Wak Haji.

Kembali beliau menambahkan,

"Untuk bersikap dewasa harus ada yang namanya ujian. Nah..., jadikan ujian itu sebagai pernik-pernik dalam pernikahan, ia akan menjadi indah saat setiap pasangan menyikapinya dengan dewasa, bukan dengan amarah. Sikap dewasa akan menyuburkan cinta, sehingga istri atau suami akan lebih mengutamakan pasangannya. Misalnya nih contoh gampangnya, kadang si istri lebih senang berdandan untuk orang lain daripada suaminya, atau sebaliknya."

"Maksudnya Wak Haji?" bertanya, karena belum jelas.

"Iya, coba si Neng inspeksi, eh... apa tadi, inflasi?" sahut Wak Haji seraya membenarkan letak kopiahnya.

"Idih mulai lagi nih, introspeksi, Wak Haji" sambil menahan senyum.

"Eh iya, si Neng coba introspeksi diri, apa iya kalo dandan di rumah juga seperti ini? Padahal Islam menganjurkan kalo berdandan untuk suami di rumah itu jauh lebih baik daripada untuk orang lain," nasehat Wak Haji bagaikan air bening yang merembes di telaga hati.

Si Neng hanya terdiam, membenarkan. Kemudian ia merenung betapa indah, bahkan teramat indah Islam mengajarkan syariat kepada para pemeluk-Nya, hingga mengatur hal-hal yang sangat sederhana. Ia tertunduk malu, karena terkadang terlalu berlebihan berdandan untuk orang lain saat keluar rumah, padahal yang lebih utama semestinya itu adalah hak kekanda, sang belahan jiwa.

* * *

Krek... Suara pintu dibuka, suami tercinta baru pulang kerja.

"Aih... aih..., mau kemana malam-malam begini?" tanya suami curiga, melihat istri yang berdandan begitu cantiknya.

Ia hanya diam, dan tersenyum manis sementara kekanda tercinta masih bengong, menatap tak percaya.

"Nggak kemana-mana, emangnya gak boleh tampil cantik di rumah?" jelas adinda sambil mengedipkan genit sebelah matanya.

"Kata Wak Haji, istri itu harus melayani suami dengan baik, termasuk tampil cantik saat ia ada di rumah," menirukan apa yang telah didengarnya di mushola.

Suami terharu, aaah... ia memang telah tampil beda. Suami pun sadar bahwa dirinya dan juwita tercinta memang sudah beranjak jauh dari masa-masa muda yang penuh gelora, tapi kekuatan cinta akan selalu menjadikan seseorang berusaha memberikan yang terbaik kepada yang dicintainya. Sang pujangga lalu berjanji dalam hati, untuk selalu menjadi pujangga cinta bagi adinda, sang belahan jiwa.

"Abang...," istri berkata perlahan.

Dalam hati sudah mengira, pasti adinda akan meminta maaf atas segala kekhilafan yang dilakukannya, sehingga dengan cepat ia berkata,

"Sudahlah dek, abang juga salah, suka mengabaikan tanggung jawab di rumah," terharu, mata tambah berkaca-kaca.

"Aih... aih..., emangnya saya mau ngomong apa," gerutunya dengan manja, "Cuma mau nanya, kan udah awal bulan, uang gajiannya mana?"

Hah???

WaLlahua'lam bi shawab.

*MERENGKUH CINTA DALAM BUAIAN PENA* Al-Hubb FiLlah wa LiLlah

»»  read more

Ingatlah wahai saudaraku...

10:23 by Riky 0 komentar
Kicauan sang burung menyambut sang mentari kan datang. Embun pagi menemani awal dipagi hari. Pohon-pohon bersemangat menyambut pagi yang indah. Dengan secangkir teh yang masih hangat ku hirup udara amat menyegarkan yang penuh dengan oksigen. Ditemani oleh nyanyian burung-burung yang merdu. Ku mulai menulis sebuah kata-kata. Kata-kata untuk yang terindah. Kata-kata untuk sang Maha Karya. Begitu sempurna Allah menciptakan semua. Tak ada yang sia-sia serta semua yang Allah ciptakan dapat kita belajar dari semuanya. Air, tumbuhan, hewan, batu dan segalanya.

"Fabiayyi alaa irabbikumatukadzdzibaan" (Q.S : Ar Rahman : 13)

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"

masihkah kita tidak bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada kita?wahai saudaraku ingatlah Allah selalu dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari urat nadi kita, tapi kita lah yang selalu menjauh dari Allah.

"Jika pepohonan di bumi ini menjadi penanya dan lautan menjadi tintanya dan ditambah lagi 7 lautan maka tak akan cukup untuk menuliskan nikmat-nikmat Allah..."

masihkah kita tak bersyukur...??
»»  read more

Berani Mencoba

00:00 by Riky 0 komentar
Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"

"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"

"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"

"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"

"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.

Renungan :

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.

Kata Bijak :

Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah, dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain. (Confucius)

»»  read more

Kupu-Kupu

Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung.
Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata
angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas.
Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain
disana.

"Sedang apa kau disini anak muda?" tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek
tua. "Apa yang kau risaukan..?" Anak muda itu menoleh ke samping, "Aku lelah Pak
Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak
juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan
lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku
harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?"

Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di
pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, "di depan sana, ada
sebuah taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor
kupu-kupu buatku. Mereka berpandangan. "Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu buatku
dengan tanganmu" sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.

Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa
lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan
bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan
disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat
pemuda yang sedang gelisah itu.

Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran.
Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain.
Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari
tak beraturan. Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk
mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya
semakin liar.

Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat
ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak
naik-turun dengan cepat. Sampai akhirnya ada teriakan, "Hentikan dulu anak muda.
Istirahatlah." Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada
sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka
terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.

"Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak
tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?" Sang Kakek menatap
pemuda itu. "Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin
kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi
dari dirimu."

"Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan
benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah
kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari
kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri."

Kakek Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang
hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan
keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang
mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu
indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.

***

Teman, mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi
mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka
cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak
sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja
mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat
meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap
setelah mendapatkannya.

Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan
cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di
genggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan
adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam
hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari
kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan
menjauh.

Teman, cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu
menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap
langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup
kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah bahagia
itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.

Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan
mungkin, bahagia itu "hinggap" di hati kita, namun kita tak pernah
memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita,
namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya. ***
»»  read more

Only For U

23:47 by Riky 0 komentar
Ketika kau bertanya : Apakah aku pernah terlintas dalam pikiranmu?
Ku jawab : “Tidak”
Ketika kau bertanya : apakah kau menyukai aku?
Ku jawab : “Tidak terlalu”
Ketika kau bertanya : Apakah kau menginginkanku?
Ku jawab : “Tidak”
Ketika kau bertanya : Akankah kau menangis jika aku pergi?
Ku jawab : “Tidak”
Ketika kau bertanya : Akankah kau hidup untuk ku?
Ku jawab : “Tidak”
Ketika kau bertanya : Pilih aku atau hidupmu?
Ku jawab : “Hidupku”

Dan aku berkata kepadamu…

Alasan kau tidak pernah terlintas dalam pikiran ku adalah karna kau slalu dipikiran ku..

Alasan mengapa aku tidak suka kau karna aku mencintaimu..

Alasan mengapa aku tidak menginginkanmu karna aku butuh kau..

Alasan mengapa aku tidak akan menagis jika kau pergi karna aku akan mati jika kau pergi..

Alasan aku tidak hidup untukmu karna aku akan mati untukmu..

Alasan aku tidak akan melakukan sesuatu untukmu karna aku akan melakukan segalanya untukmu..

Alasan aku memilih hidupku karna kau adalah hidupku.
»»  read more

Cinta Satu

23:36 by Riky 0 komentar
Laksana anggur merah
Di taman belawan
Senyummu merekah indah menawan
Membuat hatiku tersangkut dan tertawan
Dalam belaian cintamu yang lembut bagai awan
Semakin lama hatiku kau tawan
Semakin tak kuasa aku tuk melawan
Hingga tak ada lagi keraguan
Bahwa cintaku bukan cinta yang rawan
Ku titipkan pesanku pada sang bayu
Agar cintamu tak pernah layu
Dan menjadikanku kekasihmu yang satu
Hingga akhir batas waktu...
»»  read more

Susahnya membahagiakan wanita

23:25 by Riky 0 komentar
Jika dikatakan cantik dikira menggoda,
Jika dibilang jelek di sangka menghina
Bila dibilang lemah dia protes,
Bila dibilang perkasa dia nangis

Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)

Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel, egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)

Maunya emansipasi, sono narik becak
(sambil ngomel, baikan gw jualan pecal dah)

Maunya emansipasi, disuruh angkat beras, muka masam
(sambil ngomel, cowo apa ne.. dah tau beban gw berat (2 mountains) masi disuruh angkat beginian)
Susahnya Cara Membahagiakan Wanita

Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya,
tapi kenapa ya... lebih bangga jadi wanita karir,
padahal ibunya adalah ibu rumah tangga

Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah...
Bila di ajari mukanya merah,
Bila di sanjung mukanya merah,
Jika marah mukanya merah,
Kok sama semua? bingung !!

Di tanya ya atau tidak, jawabnya : diam
Ditanya tidak atau ya, jawabnya : diam
Ditanya ya atau ya, jawabnya : diam
Ditanya tidak atau tidak, jawabnya : diam
Ketika didiamkan malah marah (repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya)

Di bilang ceriwis marah,
Dibilang berisik ngambek,
Dibilang banyak mulut tersinggung,
Tapi kalau dibilang Supel wadow seneng banget... padahal sama saja maksudnya

Dibilang gemuk engga senang padahal maksud kita sehat gitu lho,
Dibilang kurus malah senang padahal maksud kita "kenapa elo jadi begini !!!!"

Itulah WANITA, makin kita bingung makin senang dia...
»»  read more

Senyuman

23:02 by Riky 0 komentar
Sebuah senyuman mungkin dapat menggembirakan hati yang hilang. Ku yakin dengan senyuman ku dapat mengontrol semua jiwa serta raga ku. Ku tahu aku bukanlah orang yang baik, sehingga dapat bersanding dengan seorang putri. Ku hanya seorang rakyat biasa yang telah terbiasa dengan kelaparan. Tak ada lagi yang dapat ku perbuat dan dapat ku berikan ke banyak orang selain senyuman ku. Ku tak ingin orang lain merasakan apa yang ku rasakan, kecuali rasa senang dan bahagia ku akan ku persembahkan untukmu.

Hati yang tergores akan sebuah prilaku mungkinkah ada yang disalahkan. Ku tahu diriku salah dan memang selalu salah. Tak ada sedikit pun perihal yang baik terdapat diri ini. Tapi adakah manusia yang sempurna?Ku bertanya akan keberadaan diri ini yang terus berjalan dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari. Ku berfikir apa yang terdapat dalam diri ini. Ku terus mencoba memberikan yang terbaik walau ku tahu hasilnya akan jatuh kembali.

Ku tetap tersemyum walau ku tahu rasa apa yang akan ku terima. Ku masih tetap bersabar walau badai terus menerjang. Ku tetap bertahan walau kutahu tebing yang sangat tinggi menunggu ku. Ku masih tersenyum tenang meskipun betapa rapuhnya diri ini. Ku masih tersenyum sampai kau tak mengetahui apa yang sebenarnya yag kurasakan dan pasti nya kau pun tak akan mengerti apa yang ku rasakan.

Ku hanya miliki satu harapan tapi mungkin dapat kau patahkan dengan mudah.

Ku hanya berharap kau dapat mengerti apa yang kurasakan serta yang terjadi pada diri serta hati ini.

Tapi ku tetap tersenyum tenang seakan ini telah terbiasa.
»»  read more

Hasil dari sesuatu yang kecil

Assalamu’alaikum wr wb

"One little thing can always lead to a really big momentum"

"Sebuah hal kecil bisa saja memberikan dampak terhadap sesuatu yang sangat besar" (namun seringkali tidak kita sadari)


Seperti slogan sebuah kopi instant, memang benar bahwa setiap hal kecil
bisa saja menyebabkan hubungan sebab akibat yang menyebabkan dampak
yang sangat besar. Saya jadi teringat dengan istilah 'butterfly effect', dimana
sebuah kepakan sayap kupu-kupu kecil di Brazil dapat menyebabkan tornado
dasyat yang menyapu daratan luas di Texas, dan merubah ritme badai di samudra atlantik, bagaimana prosesnya? Untuk berbagai artikelnya, silakan
anda coba cari di Google dengan term pencarian: The butterfly effect by Lorenz

Jadi kita ketahui bahwa di alam ini kita semua saling terkoneksi, saling
mempengaruhi, saling memberikan sebab-akibat, saling merubah, dan saling
menunjang kehidupan satu sama lain... tanpa kecuali! dan seringkali sebuah peristiwa ataupun keputusan kecil sehari-hari, dapat memberikan dampak
besar bagi orang lain dalam skala yang sangat luas dalam jangka waktu yang
tidak terbatas.. dan mungkin seseorang tadi tidak menyadarinya sama sekali.
Jadi apa yang perlu kita lakukan? tidak lain dengan lebih mawas diri, lebih aware
atau tersadar akan berbagai hal yang akan dilakukan, pertimbangkan berbagai
hal tersebut dengan langkah dan pemikiran ekstra agar menghindarkan negatif
efek dan memperbesar peluang terjadinya momentum positif yang lebih besar
baik bagi diri kita maupun orang lain di sekitar kita.

Wassalamu’alaikum wr wb
»»  read more

The full red moon

16:48 by Riky 0 komentar
The full red moon for “someone”:

If by any chance, one way or another

I were to enter inside of you

I will look at myself with your eyes

Then I might discover many new things

Because the more I know you

The more I lost I become in the midst of fog

If you just give me your hand

We shall go and see the flaming moon shining brightly over the hilltop

I’m coming for you, so stay right there even only bits and pieces

Until I make clear of your feelings

I won’t sleep tonight

When you feel comfortable or uncomfortable

That ‘s exactly what I feel too

If you fall and make mistakes

No matter how many times, I will stride in proudly to help you

After experiencing pain and hurt

I finally realize that we’re just fine like that

And that it’s not too late for us

If you just give me your hand

We shall go and see the lurking stars sprinkled brightly over the hilltop

Even if we fall in to deep pain

And we get hurt

Just put the blame on me, it’s okay

I want to see that smile of yours which seems about to burst out

If you just give me your hand

We shall go and see the round and full moon shining over the hilltop

And it will shine on everyone in the world

Until their hearts are reflected into patterns in the night sky

Don’t just smile like that all the time

Even only bits and pieces

Until I make clear of your feelings

I want us to be together tonight
on for “someone”:

»»  read more

Indahnya Kematian

Panggilan
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.

Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.

Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.

Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku….

* Khalil Gibran *

»»  read more

16:49 by Riky 0 komentar
"Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku... sebengis kematian... Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran malam. Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekecup ciuman" (Kahlil Gibran)
»»  read more

16:48 by Riky 0 komentar
"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya" (Kahlil Gibran)
»»  read more

16:40 by Riky 0 komentar
"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Kahlil Gibran)
»»  read more

16:24 by Riky 0 komentar
"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..." (Kahlil Gibran)
»»  read more

Cangkir yang Cantik

16:23 by Riky 0 komentar

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. "Lihat cangkir itu," kata si nenek kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,"ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara "Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop ! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata "belum !" lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata "belum !"

Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak.

Wanita itu berkata "belum !" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku.Ia terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin.

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

Renungan :

Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.

"Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Dia sedang membentuk Anda. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai, Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda.

»»  read more

Tafakur

15:56 by Riky 0 komentar
Cinta...

Ya Allah..
Saat Aku menyukai seorang teman...
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir...
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir...

Ya Allah...
Ketika aku merindukan seorang kekasih....
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati-Mu...
Agar kerinduan terhadap-Mu semakin menjadi...

Ya Allah..
Jika aku hendak mencintai seseorang..
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu..
agar bertambah kuat cintaku pada-Mu

Ya Allah...
Ketika aku sedang jatuh cinta
jagalah cinta itu
agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu

Ya Allah..
Ketika ku berucap aku cinta padamu...
Biarkanlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu..
agar aku tak jatuh cinta yang bukan karena-Mu..

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh SANG PENCIPTA adalah segalanya....
»»  read more

Belajar Rendah Hati dan Sabar

15:37 by Riky 0 komentar
Oleh: Abu Afkar

Ada banyak kisah tentang kerendahhatian dan kesabaran Rasulullah SAW. Di antaranya tentang kisah seorang tua musyrik yang membenci Nabi SAW.

Suatu ketika dia dibantu oleh seorang lebih muda menurunkan barang-barangnya dengan baik hati dan sangat sopan. Orang tua itu bercerita tentang bagaimana bencinya dia dengan Nabi Muhammad SAW, mengenai jelek akhlaqnya, jeleknya ajarannya dsb. Orang (lebih) muda tersebut tenang dan tersenyum. Tiada kebencian di wajahnya. Orang tua itu kagum sekali dengan orang muda tersebut, dan bertanya,"Siapakah Anda?"
"Saya Muhammad", jawab orang muda itu dengan tenang.
"Muhammad?", orang tua itu kaget dan terpana.
Orang yang baik hati itu ternyata adalah orang yang dicelanya... Akhirnya dia masuk Islam.

Dalam kisah yang lain, seorang Badui yang baru masuk Islam, kencing di dalam masjid dengan santainya. Barangkali begitu kebiasaan di kaumnya, kencing seenaknya. Sehingga Sayidina Umar RA marah dan hendak memukul badui itu, namun Rasulullah SAW MENCEGAHNYA, dan meminta untuk dibersihkan. Kemudian Beliau menasehati si badui dengan sabar, sehingga si Badui ini sadar. Kisah kesabaran & kerendah hatian Rasulullah SAW ini, bisa panjang sekali jika diceritakan.

Salah satu kelemahan kita sebagai manusia adalah merasa diri kita "lebih" dari orang lain. Dalam pelatihan dikenal istilah "above average syndromme", yaitu bahwa dalam berbagai sampling kebanyakan orang merasa dirinya lebih baik dari rata-rata orang kebanyakan. Ini terjadi di semua kalangan, sehingga tidak aneh, menceritakan kejelekan orang adalah salah satu yang disukai oleh kebanyakan kita...

Ada banyak alasan orang untuk merasa lebih dari orang lain, dari yang paling kelihatan sampai yang agak sumir. Yang paling kelihatan dan mudah adalah merasa lebih karena kecantikan, jabatan, kekayaan. Yang mulai agak tidak kelihatan adalah keahlian, kecerdasan. Dan yang cukup sumir adalah merasa lebih baik amalan, akhlaq atau agamanya.

Kita sering melihat rendah orang lain atau sebaliknya "silau", karena jabatannya. Kadang kita memandang rendah orang lain, karena kita anggap "bodoh",naif. Namun, bisa jadi kadang kita melihat rendah orang lain, karena kita anggap ilmunya "cetek" atau kurang saleh dibanding kita ...

Suatu ketika seseorang bertanya kepada Imam Ali bin Abi Thalib kw, "Apakah tangga
paling rendah dari mengenal Allah itu?".
"Tangga terendah adalah ketika engkau merasa bahwa tidak ada orang yang paling patut disiksa di neraka selain dirinya", jawab Imam Ali.
Orang itu pingsan. Ketika dia bangun, dia bertanya lagi, "Lalu di atasnya apa lagi".
"Di atasnya ada 70 tingkatan lagi".

Puasa Ramadhan, di antaranya mengajarkan kita untuk rendah hati dan sabar. Kita ini tidak ada apa-apanya. Kita lemah, tidak makan sebentar saja fisik kita sudah "lemah". Badan kita bisa saja kuat dan kukuh, melebihi Ade Rai, namun kekukuhan badan kita itu ditopang dari luar, yaitu makanan & minuman. Konon agar badannya seperti Ade Rai, kita harus makan telur (putihnya saja) hingga 20 butir sehari. Ketika kita tidak makan, badan kita seperti pakaian lusuh, tidak bisa bergerak.Ya, kita ini pada hakekatnya makhluk yang lemah, tidak ada yang layak kita sombongkan.

Kesabaran dan rendah hati adalah seperti sisi mata uang. Kita tidak bisa sabar, tanpa rendah hati. Tanpa kerendah hatian, yang muncul adalah sakit hati. Kita sabar secara fisik, namun hati kita sakit. Rendah hati juga hanya bisa dengan kesabaran. Dan keduanya berasal dari hati yang luas. Hanya hati yang luas, yang mampu menampung kesabaran dan rendah hati. Hati yang luas, pada akhirnya adalah hati yang pasrah kepada Allah Yang Maha Luas. Hanya dengan memasrahkan segalanya, mengalirkan semuanya kepada Allah, hati kita menjadi luas.

Sebaliknya tinggi hati dan marah adalah berasal dari hati yang sempit, sehingga hati kita tidak mampu menerima hal2 yang tidak sesuai dengan keinginan dan kehendak kita, tidak mampu menerima kelebihan dan kekuarangan orang lain. Hati yang sempit ini pada akhirnya mengikuti sikap setan/iblis.

Konon Iblis adalah salah satu makhluk yang sudah tinggi derajatnya dan selalu beribadah, sayangnya dia tidak mau menerima orang lain (Nabi Adam AS) diberi kelebihan oleh Allah SWT. Sehingga dia menolak dan tinggi hati (abaa wastakbara), ketika dia diperintahkan untuk bersujud kepada Adam AS. Inilah kejatuhan Iblis.

Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. (QS. 25:63)

Sikap rendah hati, sesungguhnya sangat baik dan cocok untuk siapa saja. Rendah hati akan menjadi hiasan yang menambah kemuliaan siapa pun. Kalau dia orang cerdas, maka akan semakin mulia jika dia rendah hati. Sedang jika dia bodoh, maka rendah hati akan menjadi penutupnya. Coba kalau sebaliknya....

Sayangnya, kita (terutama saya) lebih belajar untuk mengangkat diri sendiri, dan merendahkan orang lain. Semoga keberkahan Ramadhan menghiasi kita dengan sikap rendah hati dan sabar.
Amin.....
»»  read more

Remaja Funky

15:25 by Riky 1 komentar
Funky, adalah istilah 'wajib' bagi remaja yang mengaku gila gaul. Bukan apa-apa, sebutan funky dan cool memang terdengar akrab dalam bahasa pergaulan remaja. Seolah-olah bila remaja nggak ngomong funky atawa cool, dijamin bisa dicap sebagai remaja kuper bin norak. Tak heran bila kemudian banyak teman-teman remaja buru-buru tampil funky hanya untuk disebut gaulFunky, adalah istilah 'wajib' bagi remaja yang mengaku gila gaul. Bukan apa-apa, sebutan funky dan cool memang terdengar akrab dalam bahasa pergaulan remaja. Seolah-olah bila remaja nggak ngomong funky atawa cool, dijamin bisa dicap sebagai remaja kuper bin norak. Tak heran bila kemudian banyak teman-teman remaja buru-buru tampil funky hanya untuk disebut gaul.

Mulai soal dandanan sampai soal musik. Gaya rambut yang dicat warna-warni kayak pelangi, atau dipermak mirip durian, atawa gaya rambut yang 'disulap' seperti topi Romawi. Itu baru gaya rambut, belum lagi pakaian. Jaket hitam yang ketat dari kulit buaya (semoga yang pake' bukan buaya darat, heee .), celana jins super sempit kayak penyanyi rock Kelvits yang bangga disebut dirinya funky , atau celana cutbray yang bikin penampilan seksi mirip Elvis kesemuanya identitas gaya gaul remaja sekarang. Belum lagi aksesoris lainnya. Kuping ditindik, bahkan hidung, pun ada yang nekat ditindik pula, hiasan rantai yang gede-gede juga ikut nimbrung.

Nggak hanya itu saudara-saudara, tatto juga sering menghiasi tubuh anak funky. Macam-macam model tattonya, dari yang 'lucu' sampai yang 'serem'. Dari gambar pemandangan (idih, emangnya ada?) sampai gambar tengkorak, tapi tengkorak ikan (hi..hi..hi..). Itu sih bukan serem, tapi lucu, menggelikan lagi. Nah, gaya remaja model begini nih, kamu bisa temui di mal atawa tempat ngeceng yang memang dijejali remaja. Khusus di daerah lahirnya bonek ini bisa kamu temui di daerah Basuki Rahmat.

Di sana, berbagai gaya funky bisa kamu liat. Dari mulai yang modis sampai yang keranjingan abis. Tapi memang bukan soal enak dipandang atau tidak, yang jelas, gaya funky itu memang warisan budaya Barat yang berbahaya dan rusak. Untuk itu kamu kudu tahu, bagaimana sih sejarah lahirnya budaya funky yang sebenarnya kontradiksi dengan Islam itu. Nah simak dech, paparan di bawah ini.

Funky, Apaan Tuh?

Dalam dunia gaya, banyak terjadi pembalikan makna. Kata funky arti sebenarnya adalah busuk, kemudian mengalami pergeseran makna menjadi makna seolah "positif". Mendengar istilah fungky, terlintas kita akan salah satu jenis irama musik. Ya, seperti irama yang dibawakan James Brown atau kelompok Sly & The Family Stone di tahun 1965 - 1970-an. Kamu pasti nggak terlalu kenal ama arti satu itu?, iya soalnya mereka ada di jaman bokap and nyokap kita lagi remaja.

Nah, menyimak sejarah dunia entartaiment, gaya busana dan musik khususnya, memang punya kaitan erat yang saling mempengaruhi, termasuk aspek-aspek ipoleksosbud yang melatarbelakanginya (taela, kayak pelajaran PPKn, ya). Kita lihat misalnya 'ideologi' anarchy yang dianut salah satu aliran gaya punk yang terkenal melalui sosok Johnny Rotten dari Sex Pistol. Atau Ente juga bisa lihat 'ideologi' kaum gay melalui kelompok aliran gaya busana Glam dengan irama glam rock melalui sosok David Bowie dan Gary Gliter. Atau 'ideologi' lingkungan dan perdamaian yang dipropagandakan kelompok Hippy melalui The Grateful Dead, CSN&Y (Crosby, Stills, Nash, Young), Frank Zappa, dan Joan Baez dengan irama musik psychedelic maupun Folk.

Well, itu fakta masa lalu, bagi generasi sekarang, mungkin lebih mengenal gaya rambut dreadlock (gimbal) yang dipopulerkan aliran gaya rastafarian melalui tokoh Bob Marley dengan irama reggae. Atau gaya B-boy dan Flygirls serta Gangsta melalui irama musik Rap, kalau di Indonesia kamu bisa dapetin di kelompoknya HJ (harapan jaya)

Achmad Haldani D, staf pengajar Program Studi Kria Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung terhadap kasus tersebut, menyebutnya sebagai suatu kenyataan sejarah, gaya-gaya busana yang muncul di Barat amat kental dengan sisi perjuangan subkultur anak muda terhadap berbagai masalah yang penuh gejolak. Free sex, drugs, eS-eS (bukan eS krim, lho), rasisme, hujatan terhadap orangtua, memuja setan, tripping dan lain-lain, adalah sebagai bukti empirik ekspresi 'ideologi' yang terkadang bagi sekelompok orang sulit diterima akal sehat, sehingga banyak di antaranya dikritik, disisihkan, atau bahkan dikucilkan masyarakat.

'Ideologi' yang mereka anut pun amat beragam, dan sarat dengan cara pandang mereka terhadap suatu nilai dan harapan. Harapan dengan tidak meninggalkan ide masa lalu, masa kini, maupun masa mendatang. Untuk mengkomunikasikan sekaligus mengangkat eksistensi dan prestis, setiap gerakan butuh akan representasi, simbol, atau media visualisasi lain yang otentik dan khas, bahkan jika perlu ekstrim dan radikal (wah-wah-wah.. serem juga nich). Karena itu, nggak salah bila kita amat mengenal beberapa media dan bahasa simbol mereka seperti dalam gaya berpakaian, gaya berdandan (tatto, cat rambut, rias wajah, tindik, peniti, rantai, logo nazi, tengkorak dan lain-lain), juga gaya berbicara, gaya berjalan, gaya menari, peristilahan, sastra (sajak, novel, lirik lagu), gaya hidup, merek pakaian, merek motor dan sebagainya. Wah, ternyata banyak juga ragamnya, ya? Nah, mereka inilah yang disebut oleh dunia fashion sebagai fenomena gaya jalanan (street style).

Masih menurut Haldani D, funky merupakan kata sifat dari kata dasar funk yang berarti (bau) busuk atau stinky. Nah lho, negerinya grandong ini ada grup musik dengan pake dua nama tadi, tebak sendiri aja lah. Seperti halnya pemutar-balikan makna bad (baca: jelek, buruk atas sesuatu hal) menjadi cool (baca; keren atas sesuatu hal tadi) yang muncul di era gaya ini, istilah funk juga mengalami pergeseran makna (seolah bagi kalangan mereka) positif, yaitu semerbak wangi. Mengapa? Di tengah suasana yang serba tidak menyenangkan (tertekan, miskin, muram, kumuh, yang berhubungan dengan makna harfiah funk) mereka justru mengekspresikannya dalam bentuk atau selera yang justru berlawanan, seperti memainkan, menari,dan mendengarkan musik yang berirama menyenangkan, gembira, beat yang tegas, serta erotik. Ditambah cara berpakaian yang juga menyenangkan seperti berkesan seksi dan gemerlap. Wuah, 'syerem' juga ya?

Brur, ekspresi ini sungguh dinilai amat berlawanan dengan ekspresi kelompok menengah kulit putih yang pada saat bersamaan (pada masa itu) justru sedang keranjingan gaya hidup Hippy yang cenderung anti-materialistis seperti terlihat dari gaya berpakaian dan berdandan mirip gembel atau pengembara miskin. Sekarang, gaya model begini, kamu bisa temukan juga dengan mudah di negeri ini. Karena motif 'ideologinya' berbeda, yaitu ingin keluar dari himpitan atau kesan kemiskinan perkampungan ghetto, kelompok funk ini jelas ingin tampil dan terlihat cool dengan bergaya serba gemerlap dan berkesan mahal. Jadi, di antara musisi jazz dan orang negro Amerika, istilah funk menjadi suatu yang bercitra positif dan kental dengan aroma kesenangan seksual.

Secara lebih luas di antara tahun 1950 sampai 1970-an gaya funk berhubungan dengan kekuatan atau daya erotik dan gairah seksual. Sementara kata sifat funky diterapkan pada suatu yang berkaitan dengan black music hingga ke soul food. Sedangkan di bidang gaya berpakaian dan cara berdandan, penerapan istilah fungky merujuk pada suatu gaya yang lahir di awal tahun 1970-an yang disebut Pimp Look (pimp =germo/mucikari) yang muncul di sekitar perkampungan kumuh orang kulit hitam (ghetto) Amerika.

Gaya ini kira-kira serupa dengan gaya yang ditampilkan para germo dan pekerja jalanan lainnya dalam 'memamerkan' angan-angan kesuksesan dan kemakmuran mereka. Para ahli juga mensinyalir adanya kaitan logis gaya funky dengan gaya Zooties di era 1940-an yang juga berawal dari kalangan yang secara materi serba kekurangan. Gaya funky dapat kita 'kenang' antara lain peninggalan karakternya yang khas seperti gaya rambut AFRO (kribo), kacamata dragon fly (bulat dan besar), bahan kulit yang lembut dan tebal (suede), topi model pimpmobile atau voluminous hunting cap, celana cutbray dan sepatu dengan model hak tinggi (sekitar 12 cm).

Gaya funky juga bisa ditemukan dalam film laga Shaft yang dibintangi Richard Roundtree di tahun 1971 (Pasti kamu masih dalam kandungan bundamu), malah muncul gaya funky yang dieksploitasi, yang diistilahkan dengan kata sindiran, blaxplotation. Wah, ternyata memang gaya funky itu kental dengan nuansa peradaban Barat, ya? Iya, dong, soalnya Islam nggak mengajarkan budaya model begitu.

Islami Vs Funky

Oke sobat, setelah udah pada tahu latar belakang gaya funky, tentu saja sebagai seorang muslim kita wajib tahu pula pandangan Islam seputar masalah tersebut. Bukan apa-apa, bahwa sebagai seorang muslim wajib terikat dengan aturan-aturan Islam. Nggak boleh sedikit pun perbuatan yang kita lakukan diluar aturan Islam. Termasuk dalam soal gaya hidup ini. Tingkah laku kita dalam berpakaian, bergaul, dan berbuat harus selalu disandarkan pada aturan Islam. Mutlak, lho. Nggak bisa ditawar-tawar lagi. Seperti sekarang teman-teman remaja lagi kegila-gilaan niru gaya funky, maka itu harus kita 'tanyakan' kepada Islam, boleh apa nggak berdandan model gitu?.

Nah, berkaitan dengan gaya funky ini, Islam punya pandangan, Brur, bahwa budaya tersebut sangat bertentangan dengan aturan dan hukum-hukum Islam. Gimana nggak, gaya funky yang kerap diekspresikan lewat dandanan, tingkah laku, dan gaya hidup itu "nothing" dalam Islam. Tentu itu bila dilihat dari lahirnya budaya bejat tersebut. Dalam soal berpakaian, Islam sudah mengatur, bahwa pakaian yang dikenakan tersebut wajib menutup aurat. Firman Allah SWT yang artinya : "Hai anak Adam, Kami telah menurunkan kepada kamu pakaian untuk menutup aurat kamu dan pakaian indah untuk perhiasan." (al-A'raaf: 26).

Tapi bagaimana dengan anak funky?, rambutnya aja kayak sarang burung walet begitu. Dicat warna-warni, dipermak seperti durian, atau malah yang lebih serem lagi rambutnya 'disulap' seperti topi tentara Romawi, tahu kan? Yes, potongannya rada mirip rambut ala si BA di film The A Team, Lebih jelasnya, bila kamu pernah lihat film Gladiator, kayaknya bisa kebayang deh bagaimana 'rupa' topi Romawi itu.

Belum lagi pakaiannya yang amburadul banget, malah dalam keadaan tertentu ditemukan pula gaya pakaian 'kaum' funky yang sulit membedakan mana cowok dan mana cewek. Huhui ih, gawat juga ya? Bingung juga memang, kalo ada anak cowok yang mempermak wajahnya dengan kosmetik dan lebih mirip anak cewek, lalu aksesoris yang biasa dikenakan anak cewek seperti anting, eh, dipakai pula oleh anak cowok, udah gitu rambutnya panjang lagi, kan berabe, iya nggak? Salah-salah malah ketuker manggil. Padahal, gaya funky model begini bisa menjerumuskan kepada larangan menyerupai lawan jenis. Laki-laki terlarang berpenampilan menyerupai anak cewek, begitupun sebaliknya.

Imam Bukhori meriwayatkan, bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata: "Rasulullah saw. melaknat laki-laki yang berlagak perempuan dan perempuan yang berlagak laki-laki." Kemudian Abu Dawud meriwayatkan, bahwa Abu Hurairah r.a. berkata: "Rasulullah saw. melaknat laki-laki yang meniru (dengan) pakaian perempuan dan perempuan yang meniru (dengan) pakaian laki-laki." (Riadhus Shalihin, Jilid I, hlm. 490).

Haruskah, itu dibiarkan?

Yes, pilihan terbaik memang kita harus menjegal atau mencegah jangan sampai budaya funky itu mengakar dan menjasad dalam gaya hidup kita. Karena nggak mustahil lambat laun bakal 'mempermak' kita menjadi berselara Barat dalam bertingkah laku model Barat. Kalo sampai kejadian, wuah, bahaya besar, Bung!

Ironisnya, kondisi seperti ini memang diperburuk dengan cara pandang kita yang salah dalam menyikapi trend. Bahwa sesuatu yang dianggap baru, adalah sebuah trend yang harus kita dijelajahi. Kita menganggap bahwa kita harus mencobanya, bahkan bila perlu dan memungkinkan, kita akan menganggap trend tersebut wajib diamalkan. Itu cara pandang yang salah. Seharusnya, bila itu menyangkut urusan gaya hidup peradaban tertentu, kita harus hati-hati dan bijak dalam bersikap. Bahkan wajib menahan diri untuk tidak latah. Karena siapa tahu memang trend itu justru menjerumuskan kita kepada kesalahan dan dosa. Ya, kayak kasus funky itu. Bisa jadi 80 % pelakunya adalah remaja Islam. Apakah itu akan tetap kita biarkan? Tentu nggak dong sayang. Kita harus mencegahnya agar tidak menyebar dan meracuni pemikiran dan jiwa remaja. Karena tingkah laku, sangat berhubungan erat dengan pemahaman. Bila salah memahami, nggak mungkin tingkah lakunya benar. Catet, ya!

Yang lebih memprihatinkan, saat ini justru kebanyakan kita diam melihat kemunkaran yang ada. Lebih gokil lagi, sebagian dari teman-teman remaja malah larut dalam trend yang sesat dan merasa enjoy menikmatinya. Wah, benar-benar rusak dong kalo begitu.

Upaya pencegahannya tentu harus menyeluruh. Memang yang pertama kali harus disamakan adalah persepsi berpikirnya. Yang menyatakan bahwa trend tersebut memang rusak dan berbahaya. Bila ini sudah sepakat, maka akan mudah melangkah ke 'pintu' penyelesaian berikutnya. Tapi bila masih nggak kompak dalam menilai trend tersebut, rasanya memang sulit untuk bisa dicegah.


Harus kompak, baik individu, masyarakat dan juga penguasa. Dalam sistem Islam, trend funky ini nggak bakalan menjamur seperti sekarang ini. Jangankan muncul dan berkembang, baru 'tumbuh' pun segera akan dipangkas. Itulah 'gaya' Islam dalam menumpas kemaksiatan. Pokoknya, nggak tangung-tanggung deh. Tentu sikap Islam seperti ini hanya akan kita dapatkan bila Islam diterapkan sebagai akidah dan syariat dalam sistem pemerintahan yang berlandaskan Islam. Bukan yang lain. Jadi, nggak kelas deh tampil funky.
»»  read more

For Opening...


Assalamu'alaikum wr wb

mmm....
Alhamdulillah setelah melalui hari-hari yang kelam maka ku mulai lah mencoba sesuatu yang baru dalam hidupku...
Berjuang untuk bangkit dari penyakit yang tak pernah ada obatnya...

Ku lakukan sebuah langkah kecil yang sangat berarti bagi diri ku. Ku hanya mengingat bahwa tak ada perubahan jika tak ada yang merubah, 1000 langkah kaki pasti dimulai oleh 1 langkah kaki. Maka kulangkahkan kaki ini untuk mencoba sesuatu yang baru.

Jangan pernah takut akan suatu keadaan tp buatlah keadaan tersebut tunduk kepada kita...

mmm...kya na tu kata-kata serem amat yaaa...???hehehehehe....

Salam kenal untuk anda semua....

Dan ini lah pertama kali saya mencoba membuat blog, so untuk para hadirin dimohon untuk memberikan masukkannya yaaa...
»»  read more