Women Is So Complicated

Ini adalah kisah Budi dan Ani, tipikal pasangan orang Sunda yang lagi pacaran dimana sang pria mendapat panggilan sayang 'Aa', sementara sang wanita dipanggil 'Neng'.

Satu bulan pertama, bagi Budi dan Ani, adalah surga. Dunia terasa indah dan damai.Mendekati 9 bulan pacaran, drama pun dimulai.

1. Cemburu
Ani menatap Budi dengan tajam. Kedua tangannya melipat defensif,menunjukkan sikap penuh permusuhan. Budi sedang mengonsumsi dosis harian: menerima semprotan Ani. Satu isu kecil dapat berubah menjadi letusan gunung.
"Kenapa semalem Neng nelepon gak Aa' bales?"
"Geulis (cantik)?, soalnya Aa' semalem baru pulang jam 2."
"Ngapain aja?" Mata Ani semakin tajam , membuat Budi merasa seperti imigran gelap yang sedang diinterogasi petugas imigrasi.
"Aa'... Aa' semalem kan siaran"
" Kan sampe jam dua belas?"
"Abis itu, mengantarkan pulang Risa."
Kesalahan terbesar kebanyakan pria adalah kejujuran.
"Enak amat yah jadi Risa. Dianter kamu pulang malem-malem. Padahal kan dia bukan pacar kamu."
Matanya semakin hostile.
Budi menggaruk-garuk kepalanya.
Dia mulai mengerti maksud omongan Ani.
Sudah saatnya wanita bersikap mandiri dan mampu pulang sendiri ke rumahnya di tengah malam melewati gang-gang penuh preman, maling pemerkosa. Belum lagi resiko dicabik-cabik anjing liar dan gila.
Di tahap ini, pembantu Ani yang berprofesi ganda sebagai pengamat Sinetron Indonesia secara transparan berpura-pura tidak menguping pertengkaran.
"Daerah rumah dia kan Cikaso. Gak aman."
"Suruh dia pindah rumah dong. Biar kamu gak perlu anter-anter! " ujar Ani sambil mengabaikan beberapa faktor kecil seperti:
a. Bahwa mencari rumah baru sulit
b. Harga rumah mahal
"Neng kenapa sih mesti cemburu?"
"Cemburu? Neng nggak cemburu. Siapa yang cemburu? Apakah Neng terdengar seperti orang yang cemburu? Menurut kamu ini cemburu? Menurut kamu Neng cemburuan? Nggak!" dengan desibel yang meningkat 8 kali dari level normal dengan dahi berkerut.

2. Dominasi
Ini adalah agenda keseharian Budi.Pagi - Antar Ani ke kampusnya. Siang - Mendatangi Ani di kampusnya, makan siang bersama. Sore - Menjemput Ani dari kampus. Malam - Menelpon Ani. Budi mulai jengah dengan aktivitas yang menuntut mobilisasi tinggi ini. Dia mengusulkan agar Ani juga pro-aktif untuk pergi ke kampus Budi sesekali dan mengurangi frekuensi pertemuan.
"Neng, kalo kayak gini terus, Aa' bisa cacat permanen dan jatuh miskin."
"Katanya sayang?"
"Gak mesti tiap hari kan ketemuan?"
"Kan kangen A'."
"Kalo Neng kangen, ya Neng juga dong sekali-kali pergi ke kampus Aa'."
"Nggak. Aa' aja yang ke kampus Neng."
"Ntar Aa' kecapekan."
"Kalo sebaliknya, Neng dong yang kecapekan."
"AAAARRRGGGHHHHHHH"

3. Sensitifitas
"Neng keliatan gendut gak sih Aa'?"
"Nggak."
"Liat dong ke Neng kalo bicara."
"Oke."
"Gendut ah."
"Nggak kok sayang."
"Gendut."
"Ya mungkin sedikit perlu fitness kali ya?"
"JADI MENURUT AA', NENG GENDUT? TEGA!"
"Loh?"
"Apa liat-liat?"
"Tadi katanya disuruh liat."
"Liatin saya gendut?"
"Aa' minta obat tidur...4 butir...please. "
"Buat?"
"Bunuh diri."
"Kenapa mau bunuh diri? Malu yah punya pacar gendut?"
"ARRRGGGHHHHH! !!"

4. Drama-drama- drama
"Halo?"
"Halo? Aa' ya?"
"Iya sayang, Neng, Aa' gak bisa ke rumah malem ini gak apa-apa ya?"
"Kenapa?"
"Aa' mau pergi sama temen-temen. Bimo ulang tahun dan mau nraktir makan."
"Nggak. Aa' ke sini sekarang juga."
"Tapi Neng, semua anak-anak pada ikutan."
"Jadi Aa' lebih seneng bergaul sama temen-temen Aa' daripada sama Neng?"
"Bukan gitu, ketemu kamu kan udah tiap hari. Bimo ulang tahun kan cuman sekali setahun."
"Bilang aja lebih sayang Bimo ketimbang sama Neng."
"Nggak kok, kamuh gak nangkep nih esensinya."
"Saya cuman sapi gila yang kamu gandeng kemana-mana. .ya, kan ?"
"Sapi sih nggak ya.."
"Hu hu hu.. udah gak ada yang sayang lagi sama Neng di dunia ini.."
"Ehm...cup cup sayang...duh, bageur..."
"Neng mending mati aja sekalian... giles aja Neng sekalian sama truk ayam, A'."
"Aduh Neng, ini bukan masalah yang besar kok, cuman semalem aja."
"Kalo bukan masalah yang besar berarti Aa' bisa ke sini, kan ?"

5. Teman
"Saya gak suka sama sahabat-sahabat kamu. Yang satu bau. Yang satu logat Sumateranya nyeremin, dan yang paling Neng gak suka,... yang paling deket sama kamu itu... tukang maenin cewek!"

6. Makna ganda

Ketika berjalan-jalan di shopping mall dengan Ani, Budi mulai menyadari perkataan Doni dulu bahwa terkadang wanita bisa menjadi makhluk yang kompleks. Minggu depan adalah ulang tahun Ani.
"Ih, bagus yah sepatu ini," ujar Ani menatap sepasang sepatu.
"Kamu mau Aa' beliin ini untuk ulang tahun kamu?"
"Nggak lah... nggak usah."
"...Oke..." Budi melanjutkan jalan-jalannya, meninggalkan Ani yang masih berdiri di depan etalase sepatu.
"Kok segitu aja?"
"???"
"Paksa dong bujuk Neng supaya mau."
"Kamu tadi baru bilang bahwa kamu nggak mau."
"Iya, tapi bukan berarti saya gak mau, kan ?"
"Jadi kalo kamu bilang gak mau, itu artinya kamu mau?"
"Belum tentu juga."
"Kalo kamu bilang mau, itu artinya kamu gak mau?"
"Belum tentu juga."
Budi cuma bisa garuk-garuk
»»  read more

Tamak

10:03 by Riky 0 komentar
Seorang bapak tua pada suatu hari hendak bepergian naik bus kota.Saat menginjakkan kakinya ke tangga,salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan,sayang pintu tertutup dan bus segera berlari cepat.
Bus ini hanya akan berhenti di halte berikutnya yang jaraknya cukup jauh sehingga ia tidak dapat memungut sepatu yang terlepas tadi,Melihat kenyataan itu,si bapak tua itu dengan tenang melapaskan sepatunya yang sebelah dan melemparkannya ke luar jendela.
Seorang pemuda yang duduk dalam bus tercengang,dan bertanya pada si anak bapak tua,"Mengapa bapak melemparkan sepatu bapak yang sebelah itu?"
Bapak tua itu menjawab dengan tenang "Supaya siapa pun yang menemukannya sepatuku bisa memamfaatkannya."

Bapak tua dalam cerita diatas adalah contoh orang yang bebas dan merdeka,ia telah berhasil melepaskan keterikatan pada benda.Ia berbeda dengan kebanyakan orang yang mempertahankan sesuatu semata-mata karena ingin memilikinya,atau karena tidak ingin orang lain memilikinya,

Sikap mempertahankan sesuatu termasuk mempertahankan apa yang sudah tidak bermanfaat lagi adalah akar dari ketamakan. Penyebab tamak adalah kecintaan yang berlebihan pada harta benda. Kecintaan ini melahirkan keterikatan, kalau anda sudah terikat dengan sesuatu, anda akan mengidentifikasi diri anda dengan sesuatu itu. Anda bahkan dapat menyamakan kebahagiaan anda dengan memiliki benda tersebut, kalau demikian anda pasti sulit memberikan apapun yang anda miliki karena hal itu bisa berarti kehilangan sebagian kebahagiaan anda,
kalau kita pikirkan lebih dalam lagi ketamakan sebenarnya berasal dari pikiran dan paradigma kita yang salah terhadap harta benda. Kita sering menganggap harta kita sebagai milik kita. Pikiran ini salah, Harta kita bukanlah milik kita. Ia hanyalah titipan dan amanah yang suatu ketika harus di pertanggung jawabkan.pertanggung jawaban kita adalah sejauh mana kita bisa menjaga dan memamfaatkannya.

Peran kita dalam hidup ini hanyalah menjadi media dan perantara. Semuanya adalah milik Allah dan suatu ketika akan kembali kepada-Nya. Allah telah menitipkan banyak hal kepada kita, harta benda, kekayaan, pasangan hidup, anak-anak dan sebagainya. Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan baik,termasuk meneruskan pada siapa saja yang membutuhkannya.

Paradigma yang terakhir ini akan membuat kita menyikapi masalah secara berbeda. Kalau biasanya anda merasa terganggu begitu ada orang yang membutuhkan bantuan, sekarang anda justru merasa bersyukur, karena anda melihat hal itu sebagai kesempatan untuk menjadi perpanjangan tangan Allah. Anda tidak merasa terganggu karena tahu bahwa tugas anda hanyalah meneruskan titipan Allah untuk membantu orang yang sedang kesulitan.

Cara berpikir seperti ini akan melahirkan hidup yang berkelimpah ruahan dan penuh anugerah bagi kita dan lingkungan sekitar. Hidup seperti ini adalah hidup yang senantiasa bertambah dan tidak pernah berkurang. Semua orang akan merasa menang. Tak ada yang kalah, alam semesta sebenarnya bekerja dengan konsep ini, semuanya unsur-unsurnya bersinergi, menghasilkan kemenangan bagi semua pihak.
»»  read more

Keanehan dalam hidup

09:51 by Riky 0 komentar
"Dunia memang aneh", Gumam Pak Ustadz
"Apanya yang aneh Pak?" Tanya Penulis yang fakir ini.
"Tidakkah antum perhatikan disekeliling antum, bahwa dunia menjadi
terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan,
sesuatu yang wajar dan seharusnya dipergunjingkan, sementara perilaku
menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa"
"Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum kemasjid, kenakan
pakaian yang paling bagus yang antum miliki, pakai minyak wangi, pakai
sorban, lalu antum berjalan kemari, nanti antum ceritakan apa yang
antum alami" Kata Pak Ustadz.

Tanpa banyak tanya, penulis melakukan apa yang diperintahkan Pak
Ustadz, menjelang maghrib, penulis bersiap dengan mengenakan pakaian
dan wewangian dan berjalan menunju masjid yang berjarak sekitar 800m
dari rumah.

Belum setengah perjalanan, penulis berpapasan dengan seorang ibu muda
yang sedang jalan-jalan sore sambil menyuapi anaknya"
"Aduh, tumben nih rapih banget, kayak pak ustadz, mau kemana sih?
Tanya ibu muda itu.

Sekilas pertanyaan tadi biasa saja, karena memang kami saling kenal,
tapi ketika dikaitkan dengan ucapan Pak Ustadz diatas, menjadi sesuatu
yang lain rasanya;

"Kenapa orang yang hendak pergi kemasjid dengan pakaian rapih dan
memang semestinya seperti itu ditumbenin?
Kenapa justru orang yang jalan-jalan dan ngasih makan anaknya ditengah
jalan, ditengah kumandang adzan maghrib menjadi biasa-biasa saja?
Kenapa orang kemasjid dianggap aneh?
Orang yang pergi kemasjid akan terasa "aneh" ketika orang-orang lain
justru tengah asik nonton sinetron "intan".
Orang kemasjid akan terasa "aneh" ketika melalui kerumunan orang-orang
yang sedang ngobrol dipinggir jalan dengan suara lantang seolah
meningkahi suara panggilan adzan.

Orang kemasjid terasa "aneh" ketika orang lebih sibuk mencuci motor
dan mobilnya yang kotor kehujanan.

Ketika hal itu penulis ceritakan ke Pak Ustadz, beliau hanya
tersenyum, "Kamu akan banyak menjumpai "keanehan-keanehan" lain
disekitarmu" , kata Pak Ustadz.

"Keanehan-keanehan" disekitar kita?

Cobalah ketika kita datang kekantor, kita lakukan shalat sunah dhuha,
pasti akan nampak "aneh" ditengah orang-orang yang sibuk sarapan, baca
koran dan ngobrol.

Cobalah kita shalat dhuhur atau Ashar tepat waktu, akan terasa "aneh",
karena masjid masih kosong melompong, akan terasa aneh ditengah-tengah
sebuah lingkungan dan teman yang biasa shalat diakhir waktu.

Cobalah berdzikir atau tadabur al qur'an ba'da shalat, akan terasa
aneh ditengah-tengah orang yang tidur mendengkur setelah atau sebelum
shalat. Dan makin terasa aneh ketika lampu mushola/masjid harus
dimatikan agar tidurnya tidak silau dan nyaman. Orang yang mau shalat
malah serasa menumpang ditempat orang tidur, bukan malah sebaliknya,
yang tidur itu justru menumpang ditempat shalat. Aneh bukan?

Cobalah hari ini shalat jum'at lebih awal, akan terasa aneh, karena
masjid masih kosong, dan baru akan terisi penuh manakala khutbah ke dua
menjelang selesai.

Cobalah anda kirim artikel atau tulisan yang berisi nasehat, akan
terasa aneh ditengah-tengah kiriman e-mail yang berisi humor,
plesetan, asal nimbrung, atau sekedar gue, elu, gue, elu dan
test..test, test saja.

Cobalah baca artikel atau tulisan yang berisi nasehat atau hadits,
atau ayat al qur'an, pasti akan terasa aneh ditengah orang-orang yang
membaca artikel-artikel lelucon, lawakan yang tak lucu, berita hot
atau lainnya.

Dan masih banyak keanehan-keanehan lainnya, tapi sekali lagi jangan
takut menjadi orang "aneh" selama keanehan kita sesuai dengan tuntunan
syari'at dan tata nilai serta norma yang benar.

Jangan takut "ditumbenin" ketika kita pergi kemasjid, dengan pakaian
rapih, karena itulah yang benar yang sesuai dengan al qur'an (Al
A'raf:31)

Jangan takut dikatakan "sok alim" ketika kita lakukan shalat dhuha
dikantor, wong itu yang lebih baik kok, dari sekedar ngobrol
ngalor-ngidul tak karuan.

Jangan takut dikatakan "Sok Rajin" ketika kita shalat tepat pada
waktunya, karena memang shalat adalah kewajiban yang telah ditentukan
waktunya terhadap orang-orang beriman.

" Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah
di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian
apabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu
(sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang
ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman ". (Annisaa:103)

Jangan takut untuk shalat jum'at/shalat berjama'ah berada dishaf
terdepan, karena perintahnya pun bersegeralah. ....,Karena dishaf
terdepan itu ada kemuliaan sehingga dijaman Nabi Salallahu'alaihi
wassalam para sahabat bisa bertenggkar cuma gara-gara memperebutkan berada dishaf depan.

" Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat
Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan
tinggalkanlah jual beli[1475]. Yang demikian itu lebih baik bagimu
jika kamu Mengetahui ". (Al Jumu'ah:9)

Jangan takut kirim artikel berupa nasehat, hadits atau ayat-ayat al
qur'an, karena itu adalah sebagian dari tanggung jawab kita untuk
saling menasehati, saling menyeru dalam kebenaran, dan seruan kepada
kebenaran adalah sebaik-baik perkataan;

" Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru
kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya
Aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" (Fusshilat:33)

Jangan takut artikel kita tidak dibaca, karena memang demikianlah
Allah menciptakan ladang amal bagi kita. Kalau sekali menyerukan,
sekali kirim artikel lantas semua orang mengikuti apa yang kita
serukan, habis donk ladang amal kita....

Kalau yang kirim e-mail humor saja, gue/elu saja, test-test saja bisa
kirim e-mail setiap hari, kenapa kita mesti risih dan harus berpikir
ratusan atau bahkan ribuan kali untuk saling memberi nasehat, aneh nggak sih?

Jangan takut dikatain sok pinter, sok menggurui, sok tahu, lha wong
itu yang disuruh kok, "sampaikan dariku walau satu ayat"( Potongan
dari hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3461 dari hadits Abdullah Ibn Umar)

Jangan takut baca e-mail dari siapapun, selama e-mail itu berisi
kebenaran dan bertujuan untuk kebaikan. Kita tidak harus baca e-mail
dari orang-orang terkenal, e-mail dari manajer atau dari siapapun
kalau isinya sekedar dan ala kadarnya saja, atau dari e-mail yang
isinya asal kirim saja. Mutiara akan tetap jadi mutiara terlepas dari
siapapun pengirimnya. Pun sampah tidak akan pernah menjadi emas,
meskipun berasal dari tempat yang mewah sekalipun.

Lakukan "keanehan-keanehan" yang dituntun manhaj dan syari'at yang benar.
Kenakan jilbab dengan teguh dan sempurna, meskipun itu akan serasa
aneh ditengah orang-orang yang berbikini dan ber-U can see.
Jangan takut mengatakan perkataan yang benar (Al Qur'an & Hadist),
meskipun akan terasa aneh ditengah hingar bingarnya bacaan vulgar dan tak bermoral.

Lagian kenapa kita harus takut disebut "orang aneh" atau "manusia
langka" jika memang keanehan-keanehan menurut pandangan mereka justru
yang akan menyelematkan kita.
»»  read more

Proklamasi

09:45 by Riky 0 komentar

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hattah

»»  read more

Macam - macam kecerdasan

Kecerdasan Instingtif
Kecerdasan Instingtif adalah kecerdasan yang berkaitan dengan insting kemanusiaan untuk memberadakannya dengan insting – insting hewani. Kecerdasan ini merupakan kecerdasan naluriah untuk “mengenali” mana yang baik dan mana yang buruk, serta mana yang benar dan mana yang salah. Kecerdasan ini juga merupakan kecerdasan yang berkaitan dengan naluri pertahanan diri dan pengukuran diri. Kecerdasan ini perlu kamu miliki dan kembangkan dalam hidup agar kamuselalu melangkah kearah yang benar dan mendidik serta tidak terjebak pada prilaku yang merusak.

Kecerdasan Matematis
Kecerdasan Matematis merupakan Kecerdasan otak Linear. Kecerdasan ini merupakan kecerdasan yang palinh primitive yang berfungsi untuk mengontrol rasionalisme matematis (penjumlahan, perkalian, pengurangan dan pembagian). Kecerdasan ini akan selalu menghitung dan memperkirakan setiap kondisi, keadaan, dan lingkungan agar bisa berguna dan bermanfaat bagi kemajuan sukses kamu dan tidak terpengaruh kepada hal – hal yang merusak dan membahayakan bagi perkembangan hidup kamu.

Kecerdasan Aspiratif
Kecerdasan ini merupakan kecerdasan untuk mengapresiasi keinginan diri tentang sesuatu atau seseorang di luar dirinya. Kecerdasan ini penting dalam rangka mengetahui kebutuhan – kebutuhan yang mendasar diri untuk kemudian berusaha untuk menyelaraskannya dengan kebutuhan – kebutuhan diluar dirinya itu. Sehingga kemudian akan tercipta harmonisasi kehidupan. Tapi tidak melakukan harmonisasi dengan perbuatan merusak atau membahayakan diri.

Kecerdasan Logis
Kecerdasan logis berkaitan dengan kebenaran dan ketepatan dalam berfikir. Logika adalah ilmu yang berbicara tentang teknik berfikir benar dan falid. Dengan logika seseorang akan bisa memilih mana yang benar – benar tepat bagi diri dan mana yang tidak, mana yang baik bagi perkembangan diri dan mana yang tidak.

Kecerdasan Emosional
Kecerdasan yang berhubungan erat dengan kepekaan fungsi – fungsi afektif. Merasakan bagaimana penderitaan orang lain, bagaimana kegembiraan orang lain, bagaimana manifestasi kesedian, kesenangan, kekalutan, kebencian etc itu memerlukan kepekaan afektif. Dengan kepekaan ini seseorang akan berusaha untuk menyelami hakikat kehidupan, sehingga setiap peristiwa buruk terjadi, dia akan selalu berfikir dan belajar bagaimana peristiwa tersebut tidak terjadi pada dirinya.

Kecerdasan Fisik
Kecerdasan Fisik merupakan kecerdasan artificial, kecerdasan yang berhubungan dengan citra atau pesona lahiriah seseorang. Dengan kecerdasan ini seseorang akan mengaktualisasikan diri dengan baik, tanpa harus terpengaruh pada hal – hal yang merusak citra diri.

Kecerdasan Imajinatif
Kecerdasan Imajinatif tidak sama dengan seseorang yang selalu berangan – angan dan melamun sesuatu yang tidak berguna. Yang dimaksud disini adalah seseorang yang selalu mempunyai mimpi dan hasrat atau imajinasi yang ideal dalam hidupnya untuk menjadi motivasi hidup dalam mewujudkannya agar bisa mencapai sukses di masa depan(angan – angan positif yang akan diwujudkannya dengan kerja yang nyata)

Kecerdasan Behavioris
Kecerdasan yang berhubungan dengan tingkah laku untuk menilai, mana tingkah laku yang sopan, yang santun, yang bijak, yang benar,yang baik dan mana prilaku yang tidak sopan, angkuh, sombong, merusak dan berbahaya.

Kecerdasan Elaboratif
Kecerdasan untuk menyelami dan mendalami ide serta gagasan. Kecerdasan ini penting berkaitan dengan kecenderungan banyak orang yang lebih bervisikan instan, praktis, dan pragmatis. Dengan kecerdasan ini seseorang selalu berfikir matang untuk melakukan suatu tindakan jangan sampai perilaku tersebut akan merusak diri dan kehidupannya. Jangan hanya karena tampak menyenangkan dan mengasyikkan lalu seseorang menjalaninya tanpa perhitungan, itu bukan type orang yang sukses.

Kecerdasan Eksploratif
Kecerdasan tentang pengeboran dan penggalian ide dan gagasan. Dengan kecerdasan ini seseorang akan selalu mengeksplorasi diri dan segala kemampuan yang ada untuk mewujudkan segala impian dan cita – cita hidup agar bisa sukses dimasa depan

Kecerdasan Eksposisif
Kemampuan seseorang untuk bisa “mengetahui”bahwa sesuatu itu baik dan jahat,
Bahwa sesuatu itu benar dan salah, sehingga kemudian berusaha sekuat tenaga untuk tidak melakukan hal yang salah dan jahat itu dalam kehidupannya.
»»  read more

Rahasia seorang wanita

16:54 by Riky 0 komentar
Sesungguhnya wanita itu mutiara.
Seorang pria perlu menyelam jauh ke dasarnya untuk mendapatkan kecantikan sesungguhnya. Karenanya, melihat dengan tanpa membuka tabir hatinya niscaya hanya semu sesaat yang seringkali mampu mengelabui mata.
Dan tentu untuk itu, pria tersebut harus memiliki bekal yang cukup sehingga layak dan pantas mendapatkan mutiara indah itu.

Wanita itu merupakan separuh dari jiwa yang hilang.
Maka seorang pria harus mencarinya dengan seksama, memilihnya dengan teliti,melihat dengan hati-hati sebelum menjadikannya pasangan jiwa.
Karena jika salah, ia tidak akan menjadi sepasang jiwa yang bisa
menghasilkan bunga-bunga cinta, melainkan noktah merah menyemai pertikaian.

Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.
Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia.
Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang.
Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajahnya.
Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan kepada Alloh ataupun kepada keluarga.
Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.
Tak tidak rentan dimakan oleh waktu dan zaman.

Semarak cahaya kecantikan para wanita sesungguhnya tersembunyi dalam pribadinya masing-masing.
Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkan kata-kata kebaikan.
Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan.
Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan sesungguhnya ia tidak akan pernah berjalan sendirian.

Namun sikap yang tepat dan bijak harus diberikan seorang pria mengingat
wanita itu terbuat dari tulang rusuk yang bengkok, yang apabila terdapat
kesalahan padanya, pria harus berhati-hati meluruskannya.
Terlalu keras akan mematahkannya, dibiarkan juga salah karena akan tetap pada kebengkokannya. itulah rahasia wanita yg sesungguhnya.
»»  read more

Kutukan

16:48 by Riky 0 komentar
Pada suatu hari ada tiga orang pemuda yang ingin menaiki sebuah gunung di Jawa tengah, mereka bertujuan agar cepat mendapatkan jodoh yang cantik. Ketika mereka sampai di kaki gunung mereka bertemu dengan seorang kakek yang katanya juru kunci di gunung itu.

Kakek : ”Mau kemana cucuku?”
Udin : ”Kami ingin menaiki gunung ini”
Kakek : ”Untuk apa kalian menaiki gunung ini?”
Mamat : ”Kami ingin mencari wangsit semoga saja setelah pulang dari sini kami bisa mendapatkan jodoh yang cantik”
Panjul: ”Iya kek, memang kakek ini siapa?”
Kakek : ”Aku adalah kuncen di gunung ini”
Udin : ”Katanya ada persyaratannya ya kek untuk naik ke gunung ini!” Tanya Udin”
Kakek : ”Betul sekali cucuku, persyaratannya adalah kalian tidak boleh membunuh atau menginjak secara sengaja maupun tak sengaja kodok2 yang hidup di gunung ini”Jawabnya Mamat : ”Ah, itu sih gampang kek pasti kami bisa melewatinya” Celetuk Mamat dengan sombongnya

Kemudian ke tiga pemuda itu mulai berjalan menaiki gunung itu berlahan-lahan. Ketika baru sampai di tengah perjalanan Panjul iseng menendang-nendang batu yang banyak berserakan di jalan setapak yang mereka lewati itu, tiba2 secara tidak sengaja Panjul menendang sebuah batu yang akhirnya tepat terkena seekor kodok yang sedang bersantai di atas batu besar.
Panjul: ”Wah gawat nih, yah mati lagi kodoknya, aduh jodoh gw jelek nih”
Mamat : ”Ha ha ha… makanya gak bisa diem sih punya kaki” Jawab Mamat sambil mentertawakannya
Udin : ”Udah gak usah dihiraukan ayo kita jalan lagi hari semakingelap”

Kemudian ke tiga pemuda itu meneruskan perjalanannya. Sesampainya di puncak gunung mereka pun beristirahat tetapi Udin tidak, dia malah beristirahat dengan duduk di atas batu besar yang letaknya tidak jauh dari tempat Panjul & Mamat beristirahat.

Udin : ”Wah ada batu tuh duduk di situ aja deh”
Panjul: ”Hei mau kemana lo?” Tanya Panjul
Udin : ”Gw mau duduk di situ”
Mamat : ”Hati2 lo nanti ketemu kodok lagi ha ha ha” Celetuk Mamat sambil mengejek

Ketika Udin sedang duduk di atas batu besar itu tiba2 ada kejadian aneh, dia merasa ada sesuatu yang bergeerak-gerak di bawah pantatnya.
Udin : ”Aduh apaan nih, aduh geli banget nih!”
Panjul: ”He kenapa lo?” Tanya Panjul
Udin : ”Tau nih ada apaan di bawah pantat gw, wah gawat gw gak sengaja dudukin kodok yang lagi tidur di atas batu ini Her!” Kagetnya Udin
Mamat : ”Ha ha ha… akhirnya satu lagi korban”

Keesokan harinya, mereka mulai menuruni gunung itu berlahan-lahan. Sampai di kaki gunung Mamat benar2 tidak melanggar persyaratan tersebut.

Mamat : ”Yes akhirnya hanya gw aja kan yang gak menginjak atau membunuh kodok2 itu he he he”
Udin : ”Huh jangan sombong kamu Tur lihat saja nanti pembalasanku”

Dua tahun kemudian, Mamat mengajak Udin & Panjul untuk reoni di vilanya dan Mamat meminta mereka untuk membawa pasangannya masing2.

Mamat : ”Eh besok kita reoni anak2 kampus yo tapi lo berdua harus bawa pasangan lo masing2 dan gw akan memperkenalkan istri gw yang cantik jelita ha ha ha…”
Panjul: ”Ya udah deh gw usahain ya”
Udin : ”Gw juga Tur Insya ALLAH gw bisa datang”
Mamat : ”Pokoknya Awas aja kalau lo berdua gak datang berarti lo berdua cemen”

Keesokan harinya mereka pun berkumpul di vilanyaMamat.

Mamat : ”Woi apa kabar lo berdua ternyata lo berdua takut ya gw bilang cemen”

Kemudian mereka berkumpul di sebuah taman dengan pasangan mereka masing2.

Mamat : ”Jul , Din lo sudah lihat kan istri gw cantik bukan!”
Panjul: ”Iya, tau deh yang gak nginjak kodok”
Dian Sastro: ”Hei kalian sedang ngomongin apa sih?” Tanya Dian(IstrinyaMamat)
Udin : ”Ini Sif Waktu dulu ketika kita masih kuliah kita pernah pergi ke sebuah gunung yang tujuannya untuk mencari jodoh dan persyaratannya agar istri kita nanti cantik kita dilarang untuk membunuh atau menginjak kodok kramat yang hidup di gunung itu dan yang menginjak kodok2 itu hanya gw dan Panjul aja!”
Dian Sastro: ”Oo… gitu ceritanya lo naik gunung yang di mana?” Tanya Dian
Panjul: ”Kita naik gunung yang di Jawa tengah itu!”
Dian Sastro: ”Oo… gw juga naik gunung itu bersama Omas danOneng, tapi yang menginjak kodok kramat itu hanya gwaja!”
Mamat : ”Wah jadi jodoh kamu jelek dong yang”
Dian Sastro: ”Ya gitu deh makanya aku dapat kamu”
»»  read more

Hidup itu hanya 3 hari...

Hanya ada 3 hari dalam hidup

Yang pertama;
Hari kemarin. (PAST)
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan;dan mengulangi kegembiraan yang
anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...

Yang kedua:
Hari esok. (FUTURE)
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok har.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...

Yang tersisa kini hanyalah :
Hari ini. (PRESENT)
Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan
hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan
pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang
abadi.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka
berlaku buruk pada anda.

Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini,karena mungkin besok cerita
sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena
siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu
bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga!!!!!!
»»  read more