Perbedaan Bos dan Staff

pasal 1 : Boss tdk pernah salah
pasal 2 : Bila boss salah please refer to section 1 ...

Itu adalah peraturan seseorang yang menjadi bos, dan sekarang ini perbedaan yang membedakan antara bos dan staff nya...

BEDA BOSS & STAFF

Bila boss tetap pada pendapatnya, itu berarti beliau konsisten.
Bila staf tetap pada pendapatnya, itu berarti dia keras kepala

Bila boss berubah-ubah pendapat, itu berarti beliau flexible.
Bila staf berubah-ubah pendapat, itu berarti dia plin-plan

Bila boss bekerja lambat, itu berarti beliau teliti.
Bila staf bekerja lambat itu berarti dia tidak 'perform'

Bila boss bekerja cepat, itu berarti beliau 'smart'.
Bila staff bekerja cepat, itu berarti dia terburu-buru

Bila boss lambat memutuskan, itu berarti beliau hati-hati.
Bila staf lambat memutuskan, itu berarti dia 'telmi'

Bila boss mengambil keputusan cepat, itu berarti beliau berani mengambil keputusan.
Bila staf mengambil keputusan cepat, itu berarti dia gegabah

Bila boss terlalu berani ambil resiko, itu berarti beliau risk-taking.
Bila staf terlalu berani ambil resiko, itu berarti dia sembrono

Bila boss tidak berani ambil resiko, itu berarti beliau 'prudent'.
Bila staf tidak berani ambil resiko, itu berarti dia tidak berjiwa bisnis

Bila boss mem-by-pass prosedur, itu berarti beliau proaktif-inovatif.
Bila staf mem-by-pass prosedur, itu berarti dia melanggar aturan

Bila boss curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti beliau waspada.
Bila staf curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti dia negative thinking

Bila boss menyatakan : "Sulit" itu berarti beliau prediktif-antisipat if.
Bila staf menyatakan : "Sulit" itu berarti dia pesimistik

Bila boss menyatakan : "Mudah" itu berarti beliau optimis.
Bila staf menyatakan : "Mudah" itu berarti dia meremehkan masalah

Bila boss sering keluar kantor, itu berarti beliau rajin ke customer
Bila staf sering keluar kantor, itu berarti dia sering kelayapan !

Bila boss sering entertainment, itu berarti beliau rajin me-lobby customer.
Bila staf sering entertainment, itu berarti dia menghamburkan anggaran

Bila boss tidak pernah entertainment, itu berarti beliau berhemat.
Bila staf tidak pernah entertainment, itu berarti dia tidak bisa me-lobby customer

Bila boss men-service atasan, itu berarti beliau me-lobby.
Bila staf men-service atasan, itu berarti dia menjilat

Bila boss sering tidak masuk, itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.
Bila staf sering tidak masuk, itu berarti dia pemalas

Bila boss minta fasilitas mewah, itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.
Bila staf minta fasilitas standar, itu berarti dia banyak menuntut . . . . . . . . . . . (masih banyak lagi)

Bila boss membuat tulisan seperti ini, itu berarti beliau humoris.
Bila staf membuat tulisan seperti ini, itu berarti dia :

- frustasi
- iri thd karir orang lain
- negative thinking
- provokasi
- tidak tahan banting
- barisan sakit hati
- berpolitik di kantor
- tidak produktif
- tidak sesuai dengan budaya perusahaan
- de el el
»»  read more

Pengusaha yang berani mengambil resiko

Pada saat ini perkembangan wiraswasta sangat berkembang pesat, sulitnya mencari pekerjaan membuat banyak orang berfikir untuk membuka usaha. Dalam suatu perusahaan, atau biasanya dalam usaha kecil dan menengah (UKM) dibutuh seorang pemimpin berkualitas yang dapat berfikir maju dan berani dalam mengambil keputusan yang beresiko.Berikut adalah 10 strategi Renee Martin, penulis The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success untuk para pemimpin yang ingin mencoba mengambil risiko demi kemajuan perusahaannya.

1. Pergilah berburu pasar yang khusus
Identifikasikan dan penuhi kebutuhan pasar yang niche (khusus) yang telah dibiarkan oleh kompetitor. Bangun sebuah kebisaan yang unggul dari perusahaan Anda. Ingat, sebuah perusahaan besar tak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Kebanyakan ceruk pasar terlalu kecil untuk mereka pertimbangkan. Ambillah ceruk-ceruk yang terlewatkan tersebut.

2. Cari tren baru dan masuklah
Cari kebutuhan dan keinginan konsumen yang timbul dari perubahan tren kultural, ekonomi, atau teknologi yang mensinyalkan kesempatan dalam pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan tentatif.

3. Mulai
Berhentilah mencari-cari alasan untuk tak segera memulai upaya Anda. Waktu paling tepat untuk meluncurkan bisnis tak akan pernah bisa diprediksi. Jangan biarkan bakal calon pesaing mengalahkan Anda untuk mencuri start. Mulailah bergerak. Siapkan gol jangka pendek dan tenggat waktu yang bisa membantu Anda semakin dekat dengan pembukaan bisnis Anda.

4. Singkirkan nasihat konvensional
Tak perlu dimasukkan ke dalam hati setiap omongan orang yang mengatakan, "tak akan berhasil, deh," atau ucapan, "belum pernah ada yang mencoba cara itu, lho." Sesekali, tak ada salahnya untuk melencong sedikit dari formula dan cara baku yang ada di teks referensi bisnis. Perhatikan cara-cara para praktisi di industri mencoba membangun bisnisnya dengan cara pandang yang hiperkritis. Pelajari mendalam dari berbagai sudut pandang, dan bangun skenario kemungkinan-kemungkinan terburuk terjadi.

5. Eksploitasi kelemahan kompetitor Anda dan buat hal tersebut menjadi kekuatan Anda
Ambil cara pandang kritis dari kompetitor Anda dari perspektif pelanggan. Dengarkan kebutuhan dan komplain dari pelanggan prospektif yang diterima oleh para sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan kompetitor. Cari untuk menghilangkan kelemahan tersebut dari servis atau produk Anda, lalu pastikan perusahaan Anda lebih baik dalam hal tersebut.

6. Mengisi ceruk
Adalah hal yang penting untuk bisa mengidentifikasi pasar dan kebutuhan mereka. Apalagi pada area-area yang tak terjangkau oleh kompetitor A nda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang kemungkinan akan ada kebutuhan akan servis dan posisi dari bisnis Anda selangkah lebih maju dari kompetitor.

7. Simpan uang dan pastikan Anda mendapat eksposur tanpa terlalu banyak mengeluarkan uang
Bagaimana Anda bisa menjual barang atau jasa jika tak ada seorang pun yang mengenal produk Anda? Saat ini ada banyak cara untuk membuat perusahaan Anda dikenal. Salah satunya adalah dengan iklan. Namun, yang namanya iklan, semua perusahaan pasti akan bilang bahwa produknya yang nomor 1. Cara lain adalah dengan menggunakan cara kehumasan (PR). PR adalah cara bagaimana membangun imej suatu lembaga atau seseorang dari sudut pandang yang berbeda, menjual tapi tidak sekeras iklan. Coba cari cara dan cari informasi lebih lanjut mengenai hal ini.

8. Percayakan insting
Bangun dan pelajari bagaimana untuk menggunakan kekuatan intuitif Anda. Intuisi, disamping perhitungan yang tepat adalah aset yang paling berharga untuk menghadapi pasar persaingan. Ketika tekanan meninggi dan bencana mengancam, dan semua orang menyarankan agar Anda bermain aman, amat penting untuk mempercayakan insting Anda untuk mulai bergerak.

9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mematahkan semangat
Jangan biarkan batasan dari orang lain atau keadaan menempatkan posisi Anda di tempat yang tak Anda inginkan. Sebagai seorang wirausahawan, Anda pasti sudah pernah mengalami momen-momen penuh tekanan yang mengetes kepercayaan diri Anda. Lawanlah dengan ketekunan dan ketahanan. Percaya pada ide bisnis Anda dan komitmen untuk melihat usaha Anda maju.

10. Jangan berhenti berinovasi
Carilah cara -cara untuk memperkenalkan produk baru dan servis untuk pelanggan yang sudah Anda miliki dan ceruk pasar yang baru Anda dapatkan. Pikirlah, bahwa kepuasan diri sebagai ancaman untuk memperpanjang usia perusahaan Anda. Jangan pernah lengah.


Sumber : Kompas
»»  read more